,

Mimpi Buruk dan Night Terror pada Anak: Bedanya dan Cara Menghadapinya

Ilustrasi artikel night terror dan mimpi buruk pada anak

Night terror pada anak sering membuat orang tua panik: anak tiba-tiba berteriak, meronta, matanya terbuka, tetapi tidak menanggapi saat dipeluk atau dipanggil. Keesokan paginya, anak tidak ingat apa-apa. Kejadian ini berbeda dari mimpi buruk, dan cara menghadapinya pun berbeda.

Artikel ini menjelaskan perbedaan keduanya menurut layanan kesehatan Inggris (NHS), apa saja pemicunya, apa yang sebaiknya dilakukan dan dihindari saat night terror terjadi, serta patokan usia kapan anak perlu dibawa ke dokter.

Beda Night Terror dan Mimpi Buruk

NHS menjelaskan bahwa night terror dan mimpi buruk terjadi pada tahap tidur yang berbeda. Saat night terror, anak bisa berbicara dan bergerak, tetapi sebenarnya masih tidur, dan jarang mengingat kejadiannya. Mimpi buruk adalah mimpi yang menakutkan sampai anak terbangun, dan ia bisa mengingatnya.

CiriNight terrorMimpi buruk
Siapa yang mengalamiTerutama anak-anakAnak-anak maupun orang dewasa
Yang terlihatBerteriak, menjerit, meronta, melompat dari tempat tidur; mata terbuka tetapi tidak terjagaRasa takut yang kuat; anak bisa terbangun
Ingat atau tidakTidak akan ingatBisa mengingat mimpinya
Waktu terjadinyaBagian awal malam, kadang lebih dari sekali, hingga 15 menitLebih larut malam

Menurut NHS, night terror paling sering terjadi pada anak usia 3 sampai 8 tahun, sedangkan mimpi buruk dapat dialami anak maupun orang dewasa. NHS juga menyebut banyak anak mengalami keduanya, dan sebagian besar akan melewatinya seiring bertambah besar.

Perbedaan ini penting karena menentukan respons Anda. Anak yang terbangun dari mimpi buruk sudah sadar. Anak yang sedang mengalami night terror masih tidur, dan NHS menyebut upaya menghibur justru bisa membuatnya makin gelisah.

Penyebab Mimpi Buruk dan Night Terror pada Anak

NHS mencantumkan beberapa penyebab umum yang berlaku untuk keduanya:

  • Sangat lelah atau sedang sakit.
  • Suara mendadak di malam hari, atau perlu buang air kecil di malam hari, yang dapat mengganggu tidur dalam.
  • Sesuatu yang membuatnya takut, misalnya menonton film yang menyeramkan.
  • Hal yang membuatnya stres, cemas, atau khawatir.

NHS juga menyebut bahwa night terror lebih sering terjadi pada orang yang anggota keluarganya pernah mengalami night terror atau tidur sambil berjalan. Selain itu, kondisi yang memengaruhi tidur, seperti sleep apnoea, termasuk penyebab yang disebut NHS.

Bila Anda menduga kecemasan berperan, bicarakan dengan tenaga kesehatan. Kecemasan pada anak punya pembahasannya sendiri dan tidak bisa disimpulkan hanya dari mimpi buruk.

Baca juga: Anak Cemas Berlebihan: Tanda, Batasnya, dan Langkah Pertama

Yang Dilakukan Saat Anak Mengalami Night Terror

Menyaksikan anak menjerit dan meronta memang berat. Namun, panduan NHS untuk saat night terror berlangsung justru meminta orang tua menahan diri:

Infografik yang dilakukan dan dihindari orang tua saat anak mengalami night terror
Respons saat night terror menurut NHS.
  1. Tetap tenang dan tunggu sampai anak tenang dengan sendirinya.
  2. Jangan mengajaknya bicara dan jangan mencoba menghentikan gerakannya, kecuali ada risiko ia melukai dirinya sendiri atau orang lain.
  3. Jangan mencoba membangunkannya. NHS menjelaskan anak mungkin tidak mengenali Anda dan bisa makin gelisah bila Anda mencoba menghiburnya.

Butir kedua memberi satu pengecualian yang jelas: keselamatan. Bila anak meronta di dekat tepi tempat tidur atau benda yang bisa melukainya, Anda boleh bertindak untuk mencegah cedera. Di luar itu, yang diminta adalah menunggu di dekatnya.

Bila Night Terror Datang di Jam yang Sama

NHS menyebut satu teknik untuk pola tertentu: bila night terror terjadi pada jam yang sama setiap malam, coba bangunkan anak 15 menit sebelum jam itu, setiap malam selama 2 minggu. Menurut NHS, cara ini mungkin dapat menghentikan night terror.

Teknik ini hanya bisa dipakai bila Anda tahu jamnya. Di sinilah catatan tidur berguna.

Langkah Sehari-hari yang Dianjurkan NHS

NHS menyatakan bahwa bagi kebanyakan orang, night terror dan mimpi buruk membaik dengan sendirinya. Untuk membantu, NHS menganjurkan tiga hal:

  • Rutinitas sebelum tidur yang menenangkan.
  • Catatan tidur, untuk membantu menemukan penyebabnya.
  • Menangani hal yang mungkin menjadi sumber stres atau kecemasan anak.

NHS menyebutkan isi catatan tidur yang dimaksud. Anda bisa menambahkan jam kejadian, karena informasi itu diperlukan untuk teknik membangunkan 15 menit lebih awal.

Yang dicatatKeterangan
Berapa lama anak tidurDisebut NHS sebagai isi catatan tidur
Berapa lama anak sampai tertidurDisebut NHS sebagai isi catatan tidur
Bagaimana kondisi anak keesokan harinyaDisebut NHS sebagai isi catatan tidur
Jam terjadinya night terror atau mimpi burukMembantu melihat apakah kejadiannya berulang di jam yang sama

Untuk sumber stres, Anda bisa membuka percakapan di siang hari dengan pertanyaan ringan, misalnya “Tadi ada yang bikin kamu takut atau sedih?” atau “Ada yang kamu pikirkan sebelum tidur?” Catatan tidur juga bisa memperlihatkan hubungan dengan kejadian siang hari, seperti tontonan yang menakutkan.

Baca juga: Anak Susah Tidur: Kebutuhan Tidur per Usia dan Cara Membantunya

Kapan Perlu ke Dokter

NHS memberi patokan yang jelas. Bawa anak ke dokter bila:

Infografik patokan usia NHS kapan anak dengan mimpi buruk atau night terror perlu ke dokter
Patokan kapan ke dokter menurut NHS (ditinjau 24 November 2025).
  • Anak masih mengalami mimpi buruk setelah usia 6 tahun.
  • Anak sering mengalami mimpi buruk, atau mimpi buruknya dipicu oleh kejadian yang mengguncang atau menakutkan.
  • Anak masih mengalami night terror setelah usia 12 tahun.
  • Anak baru mulai mengalami night terror setelah usia 5 tahun.

Membawa catatan tidur saat konsultasi akan membantu dokter melihat polanya. Menurut NHS, penanganannya bergantung pada apa yang mungkin menjadi penyebabnya. Terapi psikologis seperti terapi perilaku kognitif (CBT) dapat membantu anak yang sering mengalami mimpi buruk, dan CBT juga dapat membantu kondisi seperti kecemasan atau insomnia yang dapat menyebabkan night terror atau mimpi buruk. Bila ada kondisi yang memengaruhi tidur, penanganannya biasanya berupa mengelola kondisi tersebut dengan lebih baik.

Baca juga: Terapi Perilaku Kognitif (CBT) untuk Anak dan Remaja

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda night terror dan mimpi buruk pada anak?

Menurut NHS, saat night terror anak masih tidur meski bisa berteriak, meronta, dan matanya terbuka, terjadi di awal malam hingga 15 menit, dan anak tidak akan mengingatnya. Mimpi buruk terjadi lebih larut malam, anak bisa terbangun, dan ia bisa mengingat mimpinya.

Apa penyebab night terror pada anak?

NHS menyebut penyebab umum night terror dan mimpi buruk antara lain sangat lelah atau sedang sakit, suara mendadak atau perlu buang air kecil di malam hari, sesuatu yang menakutkan, serta stres atau kecemasan. Night terror juga lebih sering terjadi bila ada anggota keluarga yang pernah mengalami night terror atau tidur sambil berjalan.

Apakah night terror pada anak 3 tahun perlu dikhawatirkan?

NHS menyebut night terror paling sering terjadi pada anak usia 3 sampai 8 tahun, dan bagi kebanyakan orang membaik dengan sendirinya. Patokan NHS untuk ke dokter adalah bila night terror masih ada setelah usia 12 tahun atau baru mulai setelah usia 5 tahun. Bila Anda tetap khawatir, bicarakan dengan dokter.

Anak mimpi buruk saat demam, apa yang perlu diperhatikan?

NHS mencantumkan kondisi sedang sakit sebagai salah satu penyebab umum night terror dan mimpi buruk, tetapi tidak membahas demam secara khusus. Bila yang Anda khawatirkan adalah demam atau sakitnya, bicarakan kondisi tersebut dengan tenaga kesehatan.

Anak sering mimpi buruk dan menangis, kapan harus ke dokter?

NHS menganjurkan ke dokter bila anak sering mengalami mimpi buruk, bila mimpi buruknya dipicu kejadian yang mengguncang atau menakutkan, atau bila mimpi buruk masih berlanjut setelah usia 6 tahun. Catatan tidur dapat membantu dokter melihat polanya.

Bolehkah membangunkan anak yang sedang night terror?

NHS menganjurkan untuk tidak mencoba membangunkan anak saat night terror, karena ia mungkin tidak mengenali Anda dan bisa makin gelisah. Tetaplah tenang, tunggu sampai ia tenang sendiri, dan jangan menahan gerakannya kecuali ada risiko ia melukai diri sendiri atau orang lain.

Kesimpulan

Night terror pada anak terlihat menakutkan, tetapi anak sebenarnya masih tidur dan tidak akan mengingatnya. Mimpi buruk berbeda: anak terbangun dan bisa mengingat mimpinya. Saat night terror, NHS meminta Anda tetap tenang, menunggu, tidak membangunkannya, dan hanya bertindak bila ada risiko cedera.

Rutinitas tidur yang menenangkan, catatan tidur, dan perhatian pada sumber stres anak adalah langkah yang dianjurkan NHS. Patokan usia untuk ke dokter juga jelas: mimpi buruk setelah usia 6 tahun atau yang sering terjadi, night terror setelah usia 12 tahun, atau night terror yang baru mulai setelah usia 5 tahun.

Bila Anda ingin berkonsultasi dengan tenaga profesional tentang tidur dan perilaku anak, Anda dapat mencari layanan terdekat melalui direktori klinik KlinikPlus atau membaca panduan klinik tumbuh kembang anak.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.

Referensi


Chat dengan kami