{"id":2848,"date":"2026-11-04T10:33:32","date_gmt":"2026-11-04T03:33:32","guid":{"rendered":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/?p=2848"},"modified":"2026-11-05T15:23:46","modified_gmt":"2026-11-05T08:23:46","slug":"perkembangan-bayi-9-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/perkembangan-bayi-9-bulan\/","title":{"rendered":"Perkembangan Bayi 9 Bulan: Milestone dan Cara Menstimulasinya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sembilan bulan adalah usia ketika bayi mulai jelas punya pendapat.<\/strong> Ia menoleh saat namanya dipanggil, menangis ketika Anda pergi, malu pada orang asing, dan mengangkat kedua tangan minta digendong. Daftar CDC untuk usia ini adalah yang terpanjang di tahun pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini memuat seluruh butirnya, apa yang berubah dari usia 6 bulan, dan satu hal yang banyak dicari orang tua tetapi tidak ada di daftar mana pun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Arti Daftar Milestone Ini<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CDC menyebut keterampilan seperti langkah pertama, senyum pertama, dan melambaikan tangan sebagai milestone perkembangan, dan tiap halaman usia memuat milestone yang umumnya dilakukan sebagian besar bayi pada usia tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"724\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-1.jpg\" alt=\"Milestone bayi 9 bulan menurut CDC\" class=\"wp-image-2850\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-1.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-1-300x181.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-1-1024x618.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-1-768x463.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Milestone usia 9 bulan menurut CDC.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CDC menyatakan <strong>&#8220;Anda yang paling mengenal anak Anda&#8221;<\/strong>, dan menegaskan materinya <strong>bukan pengganti alat skrining perkembangan yang terstandar dan tervalidasi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Milestone Usia 9 Bulan Menurut CDC<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tr><th>Bidang<\/th><th>Butir yang dicantumkan CDC<\/th><\/tr><tr><td>Sosial dan emosional<\/td><td>Malu, menempel, atau takut pada orang asing; menunjukkan beberapa ekspresi wajah seperti senang, sedih, marah, dan terkejut; <strong>melihat ketika namanya dipanggil<\/strong>; bereaksi ketika Anda pergi \u2014 menatap, meraih Anda, atau menangis; tersenyum atau tertawa saat bermain ciluk ba<\/td><\/tr><tr><td>Bahasa dan komunikasi<\/td><td>Membuat banyak bunyi berbeda seperti &#8220;mamamama&#8221; dan &#8220;bababababa&#8221;; mengangkat kedua tangan untuk minta digendong<\/td><\/tr><tr><td>Kognitif<\/td><td>Mencari benda yang jatuh dari pandangannya, seperti sendok atau mainannya; membenturkan dua benda<\/td><\/tr><tr><td>Gerak dan fisik<\/td><td>Bangkit ke posisi duduk sendiri; memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain; memakai jari untuk menggaruk makanan ke arahnya; duduk tanpa ditopang<\/td><\/tr><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga belas butir \u2014 lebih banyak daripada usia 2, 4, maupun 6 bulan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dua Butir yang Paling Menentukan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8220;Melihat ketika namanya dipanggil.&#8221;<\/strong> Inilah pertama kalinya merespons nama muncul sebagai milestone. Pada usia 4 bulan CDC hanya memberi kiat memanggil bayi dengan namanya, disertai catatan bahwa pengenalan nama biasanya mulai sekitar usia 9 bulan. Sekarang ia menjadi patokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8220;Duduk tanpa ditopang&#8221;<\/strong> dan <strong>&#8220;bangkit ke posisi duduk sendiri&#8221;<\/strong>. Dua butir terpisah, dan keduanya melampaui butir usia 6 bulan yang hanya &#8220;bertumpu pada tangan saat didudukkan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-tidak-merespon-saat-dipanggil\/\">Anak Tidak Merespons Saat Dipanggil: Patokan Usia dan Langkah Pertama<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Takut Orang Asing Adalah Milestone, Bukan Masalah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Butir &#8220;malu, menempel, atau takut pada orang asing&#8221; sering dibaca orang tua sebagai kemunduran \u2014 padahal CDC mencantumkannya sebagai pencapaian sosial usia 9 bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal yang sama berlaku untuk &#8220;bereaksi ketika Anda pergi&#8221;. Bayi yang menatap, meraih, atau menangis saat ditinggal sedang menunjukkan butir milestone, bukan sedang bermasalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keduanya masuk akal bila dibaca bersama butir usia 6 bulan &#8220;mengenal orang-orang yang dikenalnya&#8221;: begitu bayi bisa membedakan yang dikenal dari yang asing, reaksi terhadap keduanya pun berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-tidak-mau-ditinggal\/\">Anak Tidak Mau Ditinggal: Kecemasan Perpisahan dan Batas Wajarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Merangkak Tidak Ada pada Daftar Mana Pun<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini temuan yang mengejutkan banyak orang tua.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"724\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-2.jpg\" alt=\"Butir motorik CDC dari 2 bulan sampai 1 tahun tanpa merangkak\" class=\"wp-image-2851\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-2.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-2-300x181.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-2-1024x618.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-perkembangan-bayi-9-bulan-2-768x463.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Yang dipakai CDC sebagai patokan motorik.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada halaman CDC usia 9 bulan, <strong>merangkak tidak dicantumkan sebagai milestone<\/strong>. Begitu pula pada halaman usia 4 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun. Butir motorik usia 9 bulan adalah bangkit ke posisi duduk sendiri, memindahkan benda antar tangan, menggaruk makanan dengan jari, dan duduk tanpa ditopang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya pertanyaan &#8220;bayi 9 bulan belum merangkak apakah normal&#8221; tidak bisa dijawab dengan daftar CDC \u2014 karena merangkak memang bukan patokan di sana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/bayi-belum-merangkak\/\">Bayi Belum Merangkak: Mengapa CDC Tidak Mencantumkannya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yang Berubah dari Usia 6 Bulan<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bunyi menjadi berulang dan beragam.<\/strong> Dari memekik dan meniup lidah menjadi &#8220;mamamama&#8221; dan &#8220;bababababa&#8221;.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tangan menjadi dua yang bekerja sama.<\/strong> Memindahkan benda antar tangan dan membenturkan dua benda \u2014 keduanya butir baru.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Muncul pemahaman bahwa benda tetap ada.<\/strong> &#8220;Mencari benda yang jatuh dari pandangannya&#8221; adalah butir kognitif baru.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Komunikasi menjadi permintaan.<\/strong> Mengangkat kedua tangan minta digendong adalah isyarat bertujuan, bukan sekadar bunyi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ekspresi wajah bertambah banyak,<\/strong> dari sekadar tertawa menjadi beberapa ekspresi berbeda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kegiatan yang Menopang Butir-Butir Ini<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Panggil namanya sesering mungkin,<\/strong> dari jarak dan arah berbeda, lalu beri jeda untuk menunggu responsnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Main ciluk ba,<\/strong> yang langsung menyentuh dua butir sekaligus: tertawa saat ciluk ba dan mencari benda yang hilang dari pandangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beri dua benda yang bisa dibenturkan,<\/strong> sesuai butir kognitifnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biarkan ia mengambil makanan sendiri dengan jari,<\/strong> karena menggaruk makanan ke arahnya ada pada daftar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jatuhkan mainan dengan sengaja saat bermain,<\/strong> lalu lihat apakah ia mencarinya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dua Butir Kognitif dan Apa yang Ditunjukkannya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian kognitif usia 9 bulan hanya memuat dua butir, tetapi keduanya menandai perubahan cara berpikir.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mencari benda yang jatuh dari pandangannya,<\/strong> seperti sendok atau mainan. Bayi kini bertindak seolah benda tetap ada meski tidak terlihat \u2014 dan itu sebabnya ciluk ba menjadi lucu baginya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membenturkan dua benda.<\/strong> Butir ini menuntut kedua tangan bekerja sama sekaligus, yang hanya mungkin bila badan sudah stabil tanpa tangan sebagai penyangga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Butir kedua itu berguna sebagai pengamatan tambahan tentang duduk: bayi yang kedua tangannya masih selalu menahan lantai belum punya tangan bebas untuk melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Perlu Dibicarakan dengan Tenaga Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CDC menganjurkan bertindak lebih awal bila bayi tidak memenuhi satu atau lebih milestone, kehilangan keterampilan yang sebelumnya sudah dimiliki, atau Anda punya kekhawatiran lain: berbicara dengan dokter anak, menyampaikan kekhawatiran itu, dan menanyakan tentang skrining perkembangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-susah-mengunyah\/\">Anak Susah Mengunyah: Tangga Tekstur Menurut NHS dan Mengapa Waktunya Penting<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bayi 9 bulan sudah bisa apa saja?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut daftar CDC: malu atau takut pada orang asing, menunjukkan beberapa ekspresi wajah, melihat saat namanya dipanggil, bereaksi ketika orang tua pergi, tersenyum atau tertawa saat ciluk ba, membuat banyak bunyi berbeda seperti &#8220;mamamama&#8221;, mengangkat tangan minta digendong, mencari benda yang jatuh dari pandangan, membenturkan dua benda, bangkit ke posisi duduk sendiri, memindahkan benda antar tangan, menggaruk makanan dengan jari, dan duduk tanpa ditopang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bayi 9 bulan belum merangkak apakah normal?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merangkak tidak dicantumkan CDC sebagai milestone pada halaman usia 4 bulan, 6 bulan, 9 bulan, maupun 1 tahun. Jadi pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan daftar CDC. Bila Anda khawatir tentang cara bayi bergerak, CDC menganjurkan membicarakannya dengan dokter anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bayi 9 bulan belum merespons namanya, bagaimana?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Melihat ketika namanya dipanggil&#8221; ada pada daftar usia 9 bulan. Bila butir itu belum terpenuhi, CDC menganjurkan bertindak lebih awal: bicarakan dengan dokter anak dan tanyakan skrining perkembangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bayi 9 bulan belum bisa duduk sendiri, apakah terlambat?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Duduk tanpa ditopang&#8221; dan &#8220;bangkit ke posisi duduk sendiri&#8221; keduanya ada pada daftar usia 9 bulan. Berlaku anjuran yang sama: sampaikan ke dokter anak dan tanyakan skrining.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kenapa bayi 9 bulan tiba-tiba takut pada orang lain?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CDC mencantumkan &#8220;malu, menempel, atau takut pada orang asing&#8221; sebagai butir sosial dan emosional usia 9 bulan \u2014 jadi itu bagian dari perkembangan yang diharapkan, bukan kemunduran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah &#8220;mamamama&#8221; sudah dihitung bicara?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada daftar CDC, &#8220;membuat banyak bunyi berbeda seperti mamamama dan bababababa&#8221; adalah butir bahasa usia 9 bulan. Memanggil orang tua dengan &#8220;mama&#8221; atau &#8220;dada&#8221; sebagai sebutan khusus baru muncul pada daftar usia 1 tahun. Keduanya tahap yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar CDC usia 9 bulan adalah yang terpanjang di tahun pertama, dan dua butirnya paling menentukan: <strong>melihat ketika namanya dipanggil<\/strong> dan <strong>duduk tanpa ditopang<\/strong>. Keduanya baru muncul di usia ini, bukan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua hal lain layak digarisbawahi. Takut pada orang asing dan menangis saat ditinggal <strong>adalah milestone<\/strong>, bukan masalah \u2014 keduanya ada pada daftar. Dan <strong>merangkak tidak ada pada daftar mana pun<\/strong>, sehingga kekhawatiran tentangnya tidak bisa dijawab dengan patokan CDC. Untuk butir yang belum terpenuhi atau keterampilan yang hilang, yang dianjurkan CDC adalah berbicara dengan dokter anak dan menanyakan skrining.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>CDC \u2014 Milestones, halaman usia 9 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): butir sosial dan emosional berupa malu, menempel, atau takut pada orang asing, menunjukkan beberapa ekspresi wajah seperti senang, sedih, marah, dan terkejut, melihat ketika namanya dipanggil, bereaksi ketika orang tua pergi dengan menatap, meraih, atau menangis, serta tersenyum atau tertawa saat bermain ciluk ba; butir bahasa berupa membuat banyak bunyi berbeda seperti &#8220;mamamama&#8221; dan &#8220;bababababa&#8221; serta mengangkat kedua tangan untuk minta digendong; butir kognitif berupa mencari benda yang jatuh dari pandangannya dan membenturkan dua benda; serta butir gerak berupa bangkit ke posisi duduk sendiri, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain, memakai jari untuk menggaruk makanan ke arahnya, dan duduk tanpa ditopang. Merangkak tidak dicantumkan pada halaman ini. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/9-months.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/9-months.html<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>CDC \u2014 Milestones, halaman usia 6 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): butir pembanding berupa mengenal orang-orang yang dikenalnya, tertawa, mengeluarkan bunyi memekik, dan bertumpu pada tangan untuk menopang diri saat didudukkan. Merangkak tidak dicantumkan. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/6-months.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/6-months.html<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>CDC \u2014 Milestones, halaman usia 4 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): catatan pada kiat bahwa pengenalan nama biasanya mulai sekitar usia 9 bulan. Merangkak tidak dicantumkan. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/4-months.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/4-months.html<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>CDC \u2014 Milestones, halaman usia 1 tahun (bertanggal 15 Mei 2026): butir bahasa berupa memanggil orang tua dengan &#8220;mama&#8221; atau &#8220;dada&#8221; atau sebutan khusus lain. Merangkak tidak dicantumkan. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/1-year.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/1-year.html<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>CDC \u2014 Developmental Milestones (halaman induk, bertanggal 17 Februari 2026): pernyataan &#8220;Anda yang paling mengenal anak Anda&#8221;; anjuran bertindak lebih awal dan menanyakan skrining perkembangan; serta pernyataan bahwa materinya bukan pengganti alat skrining perkembangan yang terstandar dan tervalidasi. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.cdc.gov\/act-early\/milestones\/index.html<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga belas butir milestone CDC untuk bayi 9 bulan, mengapa takut orang asing justru pencapaian, dan mengapa merangkak tidak ada di daftar.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2849,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kpb_share":true,"_kpb_message":"","footnotes":""},"categories":[23,9],"tags":[],"class_list":["post-2848","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-milestone-per-usia","category-tumbuh-kembang-anak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2848","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2848"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2977,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2848\/revisions\/2977"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}