{"id":2962,"date":"2026-11-05T15:22:27","date_gmt":"2026-11-05T08:22:27","guid":{"rendered":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/?p=2962"},"modified":"2026-11-05T15:22:27","modified_gmt":"2026-11-05T08:22:27","slug":"anak-susah-mengunyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-susah-mengunyah\/","title":{"rendered":"Anak Susah Mengunyah: Tangga Tekstur Menurut NHS dan Mengapa Waktunya Penting"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Banyak orang tua baru menyadari anaknya kesulitan mengunyah ketika makanan lumat tidak lagi memadai \u2014<\/strong> anak menolak nasi, menyimpan makanan di pipi, atau memuntahkannya begitu terasa ada butiran. Yang sering dikira pilih-pilih makanan sebenarnya persoalan keterampilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini memuat tangga tekstur menurut layanan kesehatan Inggris (NHS), satu kalimat pada panduannya yang paling sering terlewat, dan apa yang tidak diatur sumber tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengunyah Adalah Keterampilan yang Dipelajari<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan pemberian makan bayi NHS menyatakannya tanpa berputar: <strong>&#8220;Bayi membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk terbiasa dengan butiran makanan, tetapi ini keterampilan penting yang perlu mereka pelajari.&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"763\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-1.jpg\" alt=\"Perbandingan panduan NHS untuk usia 7-9 bulan dan 10-12 bulan\" class=\"wp-image-2964\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-1.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-1-300x191.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-1-1024x651.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-1-768x488.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Rumusan NHS berubah dari belajar menjadi seharusnya mampu menangani.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua bagian kalimat itu sama pentingnya. <em>Waktunya berbeda-beda antar-anak<\/em> \u2014 jadi perbandingan dengan sepupu atau tetangga tidak banyak berguna. Tetapi <em>ini keterampilan yang perlu dipelajari<\/em> \u2014 artinya tidak muncul sendiri hanya karena anak bertambah umur, melainkan karena ada kesempatan berlatih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada rentang 7\u20139 bulan, NHS menyebutkan bayi belajar <strong>menggigit, mengunyah, dan menelan potongan kecil makanan lunak<\/strong>. Tiga hal itu disebut sebagai satu rangkaian, bukan satu keterampilan tunggal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tangga Tekstur Menurut NHS<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tr><th>Usia<\/th><th>Yang dinyatakan NHS<\/th><\/tr><tr><td>7\u20139 bulan<\/td><td>Beralih dari makanan saring atau blender ke makanan yang dilumatkan dan makanan yang bisa dipegang, secepat mungkin; bayi belajar menggigit, mengunyah, dan menelan potongan kecil makanan lunak; bertahap menuju tiga kali makan sehari<\/td><\/tr><tr><td>10\u201312 bulan<\/td><td>Bayi sudah seharusnya mampu menangani makanan yang dilumatkan, bertekstur butiran, dipotong-potong, dan yang bisa dipegang; lebih mudah memungut potongan kecil makanan dan menyuapi dirinya sendiri; memakai gelas dengan lebih percaya diri<\/td><\/tr><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatikan perbedaan rumusannya. Pada 7\u20139 bulan, bahasanya masih &#8220;belajar&#8221;. Pada 10\u201312 bulan, bahasanya sudah <strong>&#8220;seharusnya mampu menangani&#8221;<\/strong> empat jenis tekstur sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/perkembangan-bayi-9-bulan\/\">Perkembangan Bayi 9 Bulan: Milestone dan Cara Menstimulasinya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">&#8220;Secepat Mungkin&#8221; \u2014 Kalimat yang Paling Sering Terlewat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rumusan NHS untuk usia 7\u20139 bulan berbunyi: <strong>beralih dari makanan saring atau blender ke makanan yang dilumatkan dan makanan yang bisa dipegang <em>secepat mungkin<\/em>.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Frasa &#8220;secepat mungkin&#8221; itu yang paling sering tidak terbaca. Makanan saring memang lebih mudah \u2014 lebih cepat dimakan, lebih sedikit berantakan, lebih kecil risiko tersedak di mata orang tua. Tetapi panduannya tidak menyarankan bertahan di sana sampai anak siap sendiri; panduannya menyarankan pindah secepat yang bisa ditangani anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak yang terus diberi makanan lumat sampai jauh melewati usia itu kehilangan kesempatan berlatih, dan kesulitan mengunyah yang muncul kemudian sering berakar di situ.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yang Berubah Bersamaan dengan Tekstur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan yang sama menyebut beberapa hal lain yang bergerak pada rentang usia itu:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"724\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-2.jpg\" alt=\"Empat hal yang berubah bersamaan dengan tekstur makanan menurut NHS\" class=\"wp-image-2965\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-2.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-2-300x181.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-2-1024x618.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-anak-susah-mengunyah-2-768x463.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Empat hal yang NHS sebut bergerak pada rentang usia yang sama.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Jumlah makan.<\/strong> Pada 7\u20139 bulan bayi bertahap menuju tiga kali makan sehari; pada 10\u201312 bulan sudah terbiasa tiga kali makan ditambah susu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menyuapi diri sendiri.<\/strong> Pada 10\u201312 bulan, bayi lebih mudah memungut potongan kecil makanan dan menyuapi dirinya sendiri.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gelas.<\/strong> Pada 10\u201312 bulan bayi memakai gelasnya dengan lebih percaya diri dan meminum air sendiri sesuai kebutuhannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Camilan.<\/strong> NHS menyatakan <strong>bayi di bawah 12 bulan tidak memerlukan camilan<\/strong>; bila tampak lapar di antara waktu makan, yang dianjurkan adalah tambahan susu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Butir terakhir sering mengejutkan, dan relevan langsung: anak yang kenyang oleh camilan punya lebih sedikit selera \u2014 dan lebih sedikit kesempatan \u2014 untuk berlatih tekstur pada waktu makan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keamanan Saat Anak Belajar Mengunyah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyertakan satu anjuran keselamatan yang tegas untuk tahap ini: <strong>tetap berada bersama anak saat ia makan, supaya Anda dapat memastikan ia menelannya dengan aman.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi makanan yang bisa dipegang sendiri bukan berarti anak ditinggal makan sendirian. Keduanya berjalan bersama: kesempatan berlatih, dengan orang dewasa yang menemani.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kalau Anak Sudah Lewat Usia Itu dan Masih Sulit<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan NHS yang kami kutip berhenti di usia 12 bulan. Panduan itu <strong>tidak menyatakan batas usia tertentu sebagai &#8220;terlambat&#8221;<\/strong>, dan tidak memuat langkah penanganan untuk anak yang lebih besar. Kami tidak akan mengarang batas itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang bisa disampaikan: bila anak Anda sudah melewati rentang itu dan masih kesulitan, catatan berikut berguna dibawa saat konsultasi.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tekstur apa yang masih diterima<\/strong> dan yang selalu ditolak \u2014 saring, lumat, butiran, potongan, atau makanan yang dipegang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Apa yang terjadi saat tekstur baru diberikan<\/strong> \u2014 disimpan di pipi, dimuntahkan, tersedak, atau batuk.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sejak kapan makanan lumat mulai diberikan dan sampai kapan bertahan.<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Apakah pernah bisa, lalu berhenti<\/strong> \u2014 kehilangan keterampilan berbeda bobotnya dari belum pernah muncul.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bagaimana suasana makannya,<\/strong> termasuk apakah ada camilan yang membuat anak kenyang sebelum waktu makan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/picky-eater-pada-anak\/\">Picky Eater pada Anak: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Perlu Terapi Makan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Yang Tidak Diatur Sumber Ini<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Batas usia yang disebut terlambat untuk mengunyah;<\/li>\n\n\n\n<li>Latihan atau teknik khusus untuk melatih kunyahan;<\/li>\n\n\n\n<li>Berapa lama kesulitan mengunyah biasanya membaik;<\/li>\n\n\n\n<li>Penyebab medis di balik kesulitan mengunyah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keempatnya perlu dinilai tenaga kesehatan yang memeriksa anak, dan karena itu tidak kami berikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/terapi-okupasi-adalah-pengertian-manfaat-dan-contoh-kegiatan-untuk-anak\/\">Terapi Okupasi Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Kegiatan untuk Anak<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Umur berapa bayi seharusnya sudah bisa mengunyah?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyebut bayi <em>belajar<\/em> menggigit, mengunyah, dan menelan potongan kecil makanan lunak pada rentang 7\u20139 bulan, dan pada 10\u201312 bulan sudah seharusnya mampu menangani makanan yang dilumatkan, bertekstur butiran, dipotong-potong, serta yang bisa dipegang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Anak saya hanya mau makanan yang diblender. Apa yang perlu dilakukan?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan NHS menganjurkan beralih dari makanan saring atau blender ke makanan lumat dan makanan yang bisa dipegang secepat mungkin, serta menyatakan bahwa setiap bayi butuh waktu berbeda untuk terbiasa dengan butiran. Bila anak Anda sudah jauh melewati rentang usia itu, bicarakan dengan tenaga kesehatan \u2014 panduan ini tidak mengatur penanganan untuk anak yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah anak susah mengunyah sama dengan picky eater?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak otomatis sama. Picky eater berkaitan dengan <em>kemauan<\/em> memakan jenis makanan tertentu, sedangkan kesulitan mengunyah berkaitan dengan <em>kemampuan<\/em> menangani teksturnya. Keduanya bisa muncul bersamaan, dan yang membedakan perlu dinilai pemeriksa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bolehkah anak di bawah 1 tahun diberi camilan supaya tidak lapar?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyatakan bayi di bawah 12 bulan tidak memerlukan camilan. Bila bayi tampak lapar di antara waktu makan, yang dianjurkan adalah memberikan tambahan susu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Anak saya sering tersedak saat mencoba tekstur baru. Apakah harus kembali ke makanan lumat?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan NHS tidak memberi aturan untuk situasi ini, jadi kami tidak memberikan anjuran sendiri. Yang dinyatakan panduan itu adalah tetap menemani anak saat makan supaya Anda dapat memastikan ia menelan dengan aman. Peristiwa tersedak yang berulang termasuk hal yang perlu disampaikan kepada tenaga kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa kali sehari anak usia 10\u201312 bulan sebaiknya makan?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyebutkan bayi pada usia itu sudah terbiasa makan tiga kali sehari \u2014 sarapan, makan siang, dan makan sore \u2014 di samping pemberian susunya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mengunyah bukan kemampuan yang datang sendiri bersama usia.<\/strong> NHS menyebutnya keterampilan yang perlu dipelajari, dan menempatkan latihannya pada rentang 7\u20139 bulan, dengan 10\u201312 bulan sebagai titik ketika bayi sudah seharusnya mampu menangani makanan lumat, berbutir, terpotong, dan yang bisa dipegang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalimat yang paling sering terlewat ada di panduan usia 7\u20139 bulan: beralih dari makanan saring <strong>secepat mungkin<\/strong>. Bertahan terlalu lama di makanan lumat berarti mengurangi kesempatan berlatih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu hal yang tidak diatur panduan ini adalah batas usia yang disebut terlambat, dan kami tidak membuatnya sendiri. Bila anak Anda sudah melewati rentang itu dan masih kesulitan, catat teksturnya, catat apa yang terjadi saat tekstur baru diberikan, lalu bicarakan dengan tenaga kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>NHS, <em>Feeding your baby: 7 to 9 months<\/em> (Best Start in Life): anjuran beralih dari makanan saring atau blender ke makanan lumat dan makanan yang bisa dipegang secepat mungkin; pernyataan bahwa bayi membutuhkan waktu berbeda-beda untuk terbiasa dengan butiran dan bahwa ini keterampilan penting yang perlu dipelajari; pernyataan bahwa bayi belajar menggigit, mengunyah, dan menelan potongan kecil makanan lunak; anjuran tetap menemani anak supaya dapat dipastikan ia menelan dengan aman; pernyataan bahwa bayi bertahap menuju tiga kali makan sehari; dan pernyataan bahwa bayi di bawah 12 bulan tidak memerlukan camilan serta dianjurkan diberi tambahan susu bila lapar di antara waktu makan. <a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/start-for-life\/baby\/weaning\/what-to-feed-your-baby\/7-to-9-months\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.nhs.uk\/start-for-life\/baby\/weaning\/what-to-feed-your-baby\/7-to-9-months\/<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>NHS, <em>Feeding your baby: 10 to 12 months<\/em> (Best Start in Life): pernyataan bahwa bayi sudah seharusnya mampu menangani makanan yang dilumatkan, bertekstur butiran, dipotong-potong, dan yang bisa dipegang; bahwa bayi menikmati beragam makanan dan tekstur serta lebih mudah memungut makanan dan menyuapi dirinya sendiri; bahwa bayi memakai gelasnya dengan lebih percaya diri dan meminum air sendiri sesuai kebutuhan; dan bahwa bayi sudah terbiasa makan tiga kali sehari di samping pemberian susu. <a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/start-for-life\/baby\/weaning\/what-to-feed-your-baby\/10-to-12-months\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.nhs.uk\/start-for-life\/baby\/weaning\/what-to-feed-your-baby\/10-to-12-months\/<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengunyah adalah keterampilan yang dipelajari, bukan yang datang sendiri. Tangga teksturnya menurut NHS, dan satu kalimat yang paling sering terlewat.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2963,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kpb_share":true,"_kpb_message":"","footnotes":""},"categories":[26,9],"tags":[],"class_list":["post-2962","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-stimulasi-di-rumah","category-tumbuh-kembang-anak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2962"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2966,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2962\/revisions\/2966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}