{"id":3244,"date":"2026-11-06T19:31:31","date_gmt":"2026-11-06T12:31:31","guid":{"rendered":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/?p=3244"},"modified":"2026-11-06T19:31:31","modified_gmt":"2026-11-06T12:31:31","slug":"flat-foot-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/flat-foot-pada-anak\/","title":{"rendered":"Flat Foot pada Anak: Kapan Wajar dan Kapan Perlu Diperiksa"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Flat foot pada anak sering baru disadari ketika Anda melihat telapak kaki si kecil menapak penuh di lantai, tanpa lengkungan di sisi dalamnya.<\/strong> Wajar bila Anda bertanya apakah ini normal, sampai umur berapa kaki rata masih bisa berubah, dan apakah anak perlu sepatu khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini merangkum panduan layanan kesehatan Inggris (NHS) dan HealthyChildren, laman edukasi American Academy of Pediatrics (AAP) di Amerika Serikat. Rujukannya berasal dari luar negeri. Layanan yang disebut sumber tersebut belum tentu tersedia dengan cara yang sama di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Flat Foot pada Anak?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menjelaskan <em>flat feet<\/em> atau kaki datar sebagai keadaan ketika telapak kaki menempel rata di lantai. Istilah lainnya <em>fallen arches<\/em>, yaitu lengkungan kaki yang turun. Menurut NHS, kaki datar <strong>umum terjadi dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"854\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-1.jpg\" alt=\"Infografik fakta flat foot atau kaki datar pada anak menurut NHS dan HealthyChildren\" class=\"wp-image-3246\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-1.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-1-300x214.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-1-1024x729.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-1-768x547.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Fakta kaki datar pada anak menurut NHS (2025, 2026) dan HealthyChildren AAP (2023).<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara melihatnya, menurut NHS, adalah memperhatikan sisi dalam telapak kaki saat berdiri. Bila bagian dalam kaki (lengkungan) terangkat dari lantai, berarti kaki tidak datar. Bila seluruh telapak menempel, itulah yang disebut kaki datar atau telapak kaki rata.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Telapak Kaki Balita Terlihat Rata<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyatakan sebagian besar anak memiliki kaki datar ketika masih kecil. HealthyChildren menjelaskan alasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>bayi sering lahir dengan kaki datar, dan keadaan ini bisa berlangsung sampai jauh ke masa kanak-kanak;<\/li>\n\n\n\n<li>tulang dan sendi anak masih lentur, sehingga telapak kaki menjadi rata ketika anak berdiri;<\/li>\n\n\n\n<li>bayi kecil punya bantalan lemak di sisi dalam telapak kaki yang menutupi lengkungan;<\/li>\n\n\n\n<li>lengkungan masih bisa terlihat bila bayi diangkat sampai bertumpu pada ujung jari kaki, tetapi hilang lagi saat ia berdiri biasa;<\/li>\n\n\n\n<li>kaki juga bisa mengarah ke luar, sehingga berat badan lebih banyak di sisi dalam dan kaki tampak makin rata.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/stimulasi-motorik-kasar\/\">Stimulasi Motorik Kasar: Kegiatan yang Bisa Dilakukan per Usia<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Flat Foot pada Anak Sampai Umur Berapa?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga halaman yang kami buka menyebut patokan usia yang tidak persis sama:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Sumber<\/th><th>Yang dinyatakan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>NHS, halaman Flat feet<\/td><td>Lengkungan di sisi dalam kaki biasanya terbentuk antara usia 3 dan 10 tahun<\/td><\/tr><tr><td>NHS, halaman masalah kaki dan tungkai pada anak<\/td><td>Kaki datar biasanya membaik sendiri pada usia 6 tahun<\/td><\/tr><tr><td>HealthyChildren (AAP)<\/td><td>Kaki datar normalnya hilang pada usia 6 tahun, ketika kaki makin kurang lentur dan lengkungan terbentuk<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HealthyChildren menambahkan bahwa hanya sekitar 1 atau 2 dari setiap 10 anak yang tetap memiliki kaki datar sampai dewasa. Artinya, anak usia 1, 2, atau 3 tahun dengan telapak kaki rata masih berada sebelum rentang usia yang disebut ketiga sumber. Yang lebih penting daripada usia adalah ada atau tidaknya keluhan, yang dibahas di bawah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Uji Berjinjit yang Disebut NHS<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada halaman masalah kaki dan tungkai pada anak, NHS menyatakan Anda tidak perlu khawatir bila anak tampak berkaki datar. <strong>Bila lengkungan terbentuk saat anak berdiri berjinjit, biasanya tidak diperlukan penanganan.<\/strong> Anda bisa mengamatinya di rumah dengan cara sederhana:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Minta anak berdiri tanpa alas kaki di lantai yang rata, lalu lihat sisi dalam telapak kakinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Ajak anak berjinjit, misalnya sambil berkata, &#8220;Coba raih mainan di atas, ya,&#8221; lalu lihat apakah lengkungan muncul.<\/li>\n\n\n\n<li>Perhatikan apakah kedua kaki terlihat sama, atau hanya satu kaki yang rata.<\/li>\n\n\n\n<li>Catat apakah anak pernah mengeluh sakit, cepat lelah saat berjalan, atau sering terkilir.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengamatan ini bukan alat diagnosis. Gunanya membantu Anda bercerita dengan jelas bila nanti berkonsultasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-jalan-jinjit\/\">Anak Jalan Jinjit: Kapan Masih Wajar dan Kapan Perlu Diperiksa<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Flat Foot pada Anak Perlu Diperiksa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyebut kaki datar biasanya tidak menimbulkan masalah, tidak menghalangi aktivitas apa pun termasuk olahraga, dan jarang menjadi tanda hal yang serius. Meski begitu, NHS menganjurkan menemui dokter bila kaki datar disertai salah satu hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"737\" src=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-2.jpg\" alt=\"Infografik perbandingan kaki datar anak yang wajar dan yang perlu diperiksa menurut NHS\" class=\"wp-image-3247\" srcset=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-2.jpg 1200w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-2-300x184.jpg 300w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-2-1024x629.jpg 1024w, https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/infografik-flat-foot-pada-anak-2-768x472.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kapan kaki datar pada anak perlu diperiksa menurut NHS (ditinjau 24 Juni 2025) dan HealthyChildren AAP.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>kaki terasa nyeri, kaku, lemah, atau mati rasa;<\/li>\n\n\n\n<li>sering mengalami cedera kaki atau pergelangan kaki;<\/li>\n\n\n\n<li>ada masalah saat berjalan atau menjaga keseimbangan;<\/li>\n\n\n\n<li>sebelumnya kaki tidak datar;<\/li>\n\n\n\n<li>hanya satu kaki yang datar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HealthyChildren menambahkan tanda yang sebaiknya diperiksa dokter anak: nyeri kaki, luka atau bagian yang tertekan di sisi dalam kaki, kaki yang kaku, serta gerak kaki ke samping atau gerak pergelangan kaki ke atas dan ke bawah yang terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut HealthyChildren, kaki datar yang kaku jarang terjadi pada bayi atau anak yang sangat kecil dan lebih sering muncul pada usia remaja. Salah satu penyebabnya adalah sebagian tulang kecil kaki menyatu (koalisi tarsal). Ada pula anak yang tumitnya kencang karena tendon Achilles yang tegang, dan menurut HealthyChildren keadaan ini biasanya bisa ditangani dengan latihan peregangan khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat berkonsultasi, Anda bisa berkata: &#8220;Telapak kaki kanan anak saya rata, tetapi yang kiri ada lengkungannya. Ia juga sering mengeluh kakinya sakit setelah bermain. Apakah perlu diperiksa?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-baca-juga wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/anak-sering-jatuh\/\">Anak Sering Jatuh: Dua Patokan yang Lebih Berguna daripada Menghitung<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Penyebab Kaki Datar?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyatakan sering kali tidak ada penyebab yang jelas; bisa saja bentuk kaki memang seperti itu, dan kadang kaki datar menurun dalam keluarga. Pada kasus yang jarang, NHS menyebut kaki datar bisa disebabkan tulang kaki yang tidak tumbuh dengan baik di dalam kandungan, jaringan kaki yang meregang (misalnya karena cedera atau berat badan berlebih), atau kondisi yang memengaruhi otot, saraf, atau sendi di seluruh tubuh, seperti <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/cerebral-palsy-pada-anak\/\">cerebral palsy<\/a> dan spina bifida.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Anak Perlu Sepatu Khusus atau Insole?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NHS menyatakan <strong>Anda tidak perlu melakukan apa pun<\/strong> bila kaki datar anak tidak menimbulkan masalah. HealthyChildren lebih tegas lagi: sisipan sepatu (insole) tidak membantu anak membentuk lengkungan, dan bisa menimbulkan lebih banyak masalah daripada kaki datar itu sendiri. Menurut HealthyChildren, penanganan tidak dianjurkan kecuali kaki kaku atau nyeri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bila kaki datar memang menimbulkan keluhan, NHS menyebut dokter dapat merujuk ke ahli kaki (podiatris) atau fisioterapis. Saran yang bisa diberikan antara lain sepatu yang lebar dan nyaman dengan hak rendah, sol penyangga, peregangan dan latihan kaki, serta obat pereda nyeri. NHS menegaskan semua itu <strong>tidak mengubah bentuk kaki<\/strong>, tetapi dapat membantu mengatasi nyeri atau kaku. Operasi, menurut NHS, jarang diperlukan. Gambaran umum layanan fisioterapis dijelaskan di artikel <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/fisioterapi-anak\/\">fisioterapi anak<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah flat foot pada anak 1 tahun normal?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HealthyChildren menyebut bayi sering lahir dengan kaki datar karena tulang dan sendinya masih lentur, dan bayi kecil punya bantalan lemak yang menutupi lengkungan kaki. NHS juga menyatakan sebagian besar anak berkaki datar ketika masih kecil. Temui dokter bila Anda melihat nyeri, kaku, atau hanya satu kaki yang datar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah flat foot pada anak 2 tahun perlu diterapi?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut NHS, bila kaki datar tidak menimbulkan masalah, tidak ada yang perlu dilakukan. HealthyChildren menyatakan penanganan tidak dianjurkan kecuali kaki kaku atau nyeri. Bicarakan dengan dokter bila anak mengeluh sakit, sering cedera, atau sulit berjalan dan menjaga keseimbangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Flat foot pada anak sampai umur berapa?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber menyebut patokan berbeda. NHS menulis lengkungan kaki biasanya terbentuk antara usia 3 dan 10 tahun, sedangkan halaman NHS lain dan HealthyChildren menyebut kaki datar biasanya membaik pada usia 6 tahun. HealthyChildren menambahkan bahwa sekitar 1 atau 2 dari 10 anak tetap berkaki datar sampai dewasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana dengan flat foot pada anak 3, 4, atau 5 tahun?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usia tersebut masih berada dalam rentang yang disebut sumber untuk terbentuknya lengkungan kaki. NHS menyatakan bila lengkungan muncul saat anak berdiri berjinjit, biasanya tidak diperlukan penanganan. Periksakan bila kaki terasa nyeri, kaku, lemah, sering cedera, atau hanya satu kaki yang datar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah anak dengan kaki datar perlu insole atau sepatu khusus?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HealthyChildren menyatakan sisipan sepatu tidak membantu anak membentuk lengkungan dan bisa menimbulkan lebih banyak masalah. NHS menyebut sol penyangga dan sepatu tertentu hanya disarankan bila kaki datar menimbulkan keluhan, dan semuanya tidak mengubah bentuk kaki, tetapi membantu mengatasi nyeri atau kaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bolehkah anak dengan telapak kaki rata berolahraga?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Boleh. NHS menyatakan kaki datar tidak seharusnya menghalangi aktivitas apa pun, termasuk olahraga, dan jarang menjadi tanda hal yang serius. Bila anak mengeluh nyeri di sekitar pergelangan kaki, tungkai bawah, atau sisi dalam kaki, bicarakan dengan dokter.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Flat foot pada anak umumnya bagian dari tahap tumbuh kembang dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.<\/strong> Menurut NHS dan HealthyChildren, lengkungan kaki terbentuk bertahap, dengan patokan usia 3 sampai 10 tahun atau sekitar 6 tahun menurut halaman yang berbeda. Kaki datar yang tidak menimbulkan keluhan tidak memerlukan tindakan, dan insole tidak membentuk lengkungan. Periksakan anak bila kakinya nyeri, kaku, lemah, sering cedera, sulit berjalan atau menjaga keseimbangan, atau bila hanya satu kaki yang datar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bila Anda ingin memeriksakan perkembangan gerak anak, <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/direktori-klinik\/\">direktori klinik KlinikPlus<\/a> dapat membantu Anda menemukan klinik tumbuh kembang di kota Anda, dan panduan <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/klinik-tumbuh-kembang-anak\/\">klinik tumbuh kembang anak<\/a> menjelaskan apa yang bisa Anda harapkan saat berkunjung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>NHS, <em>Flat feet<\/em> (ditinjau 24 Juni 2025, tinjau ulang 24 Juni 2028; diakses 6 November 2026). <a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/flat-feet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/flat-feet\/<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>NHS, <em>Leg and foot problems in children<\/em> (ditinjau 5 Juni 2026, tinjau ulang 5 Juni 2029; diakses 6 November 2026). <a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/baby\/health\/leg-and-foot-problems-in-children\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.nhs.uk\/baby\/health\/leg-and-foot-problems-in-children\/<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>HealthyChildren.org (American Academy of Pediatrics), <em>Flat Feet &amp; Fallen Arches: When Is Treatment Needed?<\/em> (diperbarui 14 Maret 2023; diakses 6 November 2026). <a href=\"https:\/\/www.healthychildren.org\/English\/health-issues\/conditions\/orthopedic\/Pages\/Flat-Feet-Fallen-Arches.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.healthychildren.org\/English\/health-issues\/conditions\/orthopedic\/Pages\/Flat-Feet-Fallen-Arches.aspx<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Flat foot pada anak umumnya wajar dan lengkung kaki terbentuk bertahap. Patokan usia menurut NHS dan AAP, uji berjinjit, soal insole, dan kapan ke dokter.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3245,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kpb_share":true,"_kpb_message":"","footnotes":""},"categories":[20,8],"tags":[],"class_list":["post-3244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisioterapi-anak","category-terapi-anak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3248,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions\/3248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}