{"id":423,"date":"2026-10-07T13:06:45","date_gmt":"2026-10-07T06:06:45","guid":{"rendered":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/?p=423"},"modified":"2026-10-28T20:21:59","modified_gmt":"2026-10-28T13:21:59","slug":"klinik-hanenda-pasar-rebo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/klinik-hanenda-pasar-rebo\/","title":{"rendered":"Klinik Hanenda: Klinik Tumbuh Kembang Anak di Pasar Rebo, Jakarta Timur"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Ini masih wajar, atau saya yang terlalu khawatir?&#8221; adalah pertanyaan yang sering muncul ketika anak kembali menjerit dan berguling di lantai, dan bagi keluarga di sekitar Pasar Rebo yang mulai menimbang konsultasi ke Klinik Hanenda, pertanyaan itu biasanya datang bersama rasa ragu: apakah perlu, atau cukup ditunggu? Tidak ada jawaban yang sama untuk semua anak. Yang bisa dilakukan orang tua adalah mengamati dengan lebih teratur, lalu membawa hasil pengamatan itu ke tenaga profesional bila kekhawatiran tidak juga hilang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-sumber-info has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#f0fdf4;padding-top:1rem;padding-right:1.25rem;padding-bottom:1rem;padding-left:1.25rem;font-size:0.95rem\"><strong>Sumber &amp; pembaruan informasi:<\/strong> Profil ini disusun dari informasi publik di <a href=\"https:\/\/klinikhanenda.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">situs resmi Klinik Hanenda<\/a> per Oktober 2026. Layanan, lokasi, dan jam operasional dapat berubah, jadi konfirmasikan langsung ke klinik sebelum berkunjung. KlinikPlus tidak berafiliasi dengan Klinik Hanenda. Pengelola klinik yang ingin mengoreksi atau memperbarui informasi di halaman ini dapat menghubungi kami melalui <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/#contact\">formulir kontak KlinikPlus<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table kp-info-klinik\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Area<\/strong><\/td><td><a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/tag\/area-jakarta-timur\/\">Jakarta Timur<\/a><\/td><\/tr><tr><td><strong>Alamat<\/strong><\/td><td>Jl. Raya Tengah R9-54, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur 13760<\/td><\/tr><tr><td><strong>Jam operasional<\/strong><\/td><td>Senin\u2013Minggu, 08.00\u201320.00 WIB (jadwal terapi bisa berbeda)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Layanan<\/strong><\/td><td><a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/tag\/layanan-terapi-wicara\/\">Terapi Wicara<\/a>, <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/tag\/layanan-terapi-okupasi\/\">Terapi Okupasi<\/a>, <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/tag\/layanan-sensori-integrasi\/\">Sensori Integrasi<\/a>, <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/tag\/layanan-fisioterapi-anak\/\">Fisioterapi Anak<\/a><\/td><\/tr><tr><td><strong>Kontak<\/strong><\/td><td>0851-7700-0594 (pesan teks)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Situs resmi<\/strong><\/td><td><a href=\"https:\/\/klinikhanenda.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Situs resmi Klinik Hanenda<\/a><\/td><\/tr><tr><td><strong>Peta<\/strong><\/td><td><a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/search\/?api=1&#038;query=Klinik%20Hanenda%2C%20Jl.%20Raya%20Tengah%20R9-54%2C%20Gedong%2C%20Pasar%20Rebo%2C%20Jakarta%20Timur%2013760\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Buka di Google Maps<\/a><\/td><\/tr><tr><td><strong>Diverifikasi<\/strong><\/td><td>Per Oktober 2026. Informasi dapat berubah; konfirmasi ke klinik sebelum berkunjung.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Info Klinik: Klinik Hanenda<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<div class=\"kp-peta-klinik\"><iframe title=\"Peta lokasi Klinik Hanenda\" src=\"https:\/\/maps.google.com\/maps?q=Klinik%20Hanenda%2C%20Jl.%20Raya%20Tengah%20R9-54%2C%20Gedong%2C%20Pasar%20Rebo%2C%20Jakarta%20Timur%2013760&amp;output=embed\" width=\"100%\" height=\"320\" style=\"border:0\" loading=\"lazy\" referrerpolicy=\"no-referrer-when-downgrade\"><\/iframe><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini dibagi dua. Bagian pertama membahas tantrum dan perilaku sehari-hari di rumah secara umum: mana yang biasanya bagian dari tumbuh kembang dan mana yang layak dibicarakan dengan profesional. Bagian kedua mengulas Klinik Hanenda di Jakarta Timur berdasarkan situs resminya, termasuk layanan, alamat, dan cara menghubunginya. Jika Anda masih membandingkan beberapa tempat, <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/klinik-tumbuh-kembang-anak\/\">panduan memilih klinik tumbuh kembang anak<\/a> bisa dipakai untuk menyusun kriteria lebih dulu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantrum dan Perilaku Sehari-hari: Mana yang Cukup Diamati?<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagian dari proses belajar mengelola emosi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Balita sudah merasakan marah, kecewa, dan lelah, tetapi kata-kata untuk menyampaikannya belum lengkap dan kemampuan menahan diri masih berkembang. Akibatnya, rasa kesal sering keluar lewat tangis keras, teriakan, atau tubuh yang dilempar ke lantai. Dalam sebuah diskusi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang diberitakan media, tantrum yang tipikal disebut umumnya terjadi pada usia sekitar 12 bulan sampai 4 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantrum yang muncul saat anak lapar, mengantuk, harus berhenti bermain, atau dilarang mengambil sesuatu, lalu mereda dan anak kembali bermain seperti biasa, umumnya cukup diamati sambil orang tua mencoba cara-cara sederhana. Beberapa yang sering dipakai keluarga: menjaga jam makan dan tidur tetap teratur, memberi aba-aba sebelum pergantian kegiatan (&#8220;lima menit lagi kita mandi, ya&#8221;), menawarkan dua pilihan yang sama-sama boleh, dan tetap tenang tanpa menuruti tuntutan yang sudah ditolak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hal yang layak dibicarakan dengan profesional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar berikut bukan alat diagnosis. Ini hanya situasi yang membuat banyak orang tua merasa lebih tenang setelah berdiskusi dengan dokter atau terapis:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tantrum masih sering dan berat ketika anak sudah melewati usia prasekolah, atau justru baru muncul di usia yang lebih besar. Diskusi IDAI yang sama menyebut tantrum yang berlanjut setelah usia 4 tahun sebagai atipikal.<\/li>\n\n\n\n<li>Saat marah, anak berulang kali menyakiti diri sendiri, misalnya membenturkan kepala, atau menyakiti orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Ledakan emosi terjadi hampir setiap hari, berlangsung lama, dan sulit sekali ditenangkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kegiatan harian seperti makan, tidur, mandi, atau berangkat sekolah terus terganggu, atau guru juga menyampaikan kekhawatiran serupa.<\/li>\n\n\n\n<li>Ada kekhawatiran lain yang berjalan bersamaan, misalnya anak belum banyak berbicara untuk usianya atau tampak sangat terganggu oleh suara, tekstur, atau keramaian.<\/li>\n\n\n\n<li>Orang tua sendiri merasa kewalahan. Ini juga alasan yang sah untuk mencari pendampingan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika orang tua memiliki kekhawatiran mengenai perkembangan atau perilaku anak, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga profesional untuk mendapatkan evaluasi yang sesuai. Profesional itulah yang akan menilai apakah perlu pemeriksaan lanjutan, dan ke layanan mana sebaiknya anak diarahkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mencatat selama dua minggu sebelum konsultasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di ruang praktik, anak sering bersikap berbeda dibanding di rumah. Karena itu, catatan orang tua sangat membantu. Cukup tulis di ponsel setiap kali tantrum terjadi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sebelumnya:<\/strong> jam berapa, sedang apa, dan apa yang baru saja terjadi (dilarang, lapar, pulang dari tempat ramai).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Saat tantrum:<\/strong> apa yang dilakukan anak dan berapa lama kira-kira berlangsung.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sesudahnya:<\/strong> apa yang membuat anak tenang dan bagaimana ia setelahnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah dua minggu, pola sering mulai terlihat, misalnya tantrum lebih banyak menjelang sore atau setiap kali harus berhenti menonton. Satu atau dua video pendek, diambil tanpa memancing anak marah, juga bisa membantu profesional memahami situasinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Klinik Hanenda: Klinik Utama Tumbuh Kembang dan Rehabilitasi Medik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di situs resminya, Klinik Hanenda memperkenalkan diri sebagai klinik utama rawat jalan yang memberikan pelayanan tumbuh kembang dan rehabilitasi medik, serta pelayanan spesialistik lainnya, di Jakarta Timur. Akun Instagram resminya menyebut layanan untuk anak dan dewasa, jadi klinik ini tidak hanya melayani anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa hal yang tercantum di situs resmi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melayani pasien umum, asuransi, dan BPJS. Untuk BPJS disebutkan perlu rujukan dari FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama).<\/li>\n\n\n\n<li>Tenaga medis yang tercantum mencakup dokter spesialis anak, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medik, dokter spesialis saraf, dan dokter umum, dengan jadwal praktik yang berbeda-beda.<\/li>\n\n\n\n<li>Situs menyebut ruangan eksklusif untuk satu pasien per sesi terapi.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada bagian FAQ, klinik menyatakan belum menyediakan layanan telemedicine.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu catatan dari kami: di situs resmi, kami tidak menemukan layanan psikolog anak. Jika kekhawatiran utama Anda berkaitan dengan perilaku atau emosi, tanyakan langsung ke klinik layanan mana yang paling sesuai sebagai langkah awal, atau apakah klinik dapat memberi arahan ke layanan lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Poli dan Terapi Anak yang Tercantum di Situs Resmi<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Poli anak dan skrining tumbuh kembang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs mencantumkan poli anak dan konsultasi dengan dokter spesialis, serta menampilkan kegiatan skrining tumbuh kembang anak di galerinya. Bagi banyak keluarga, konsultasi dokter anak menjadi pintu masuk pertama: dokter melihat gambaran umum kesehatan dan perkembangan anak, lalu memberi arahan bila dirasa perlu evaluasi atau terapi lanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Terapi wicara<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut situs, terapi wicara ditujukan bagi seseorang yang mengalami masalah bicara, bahasa, kognitif, makan dan menelan, suara, resonansi, atau kelancaran bicara, agar dapat berinteraksi dengan lingkungannya secara optimal. Gambaran umumnya bisa dibaca di artikel <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/terapi-wicara-anak-pengertian-tujuan-kapan-dibutuhkan\/\">terapi wicara anak<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Terapi okupasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs menjelaskan terapi okupasi sebagai pelayanan dengan aktivitas bermakna (okupasi) untuk seseorang yang mengalami, antara lain, keterlambatan perkembangan sejak lahir. Pada anak, aktivitas ini sering berkaitan dengan keterampilan sehari-hari seperti makan, berpakaian, atau bermain. Penjelasan lengkapnya ada di artikel <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/terapi-okupasi-adalah-pengertian-manfaat-dan-contoh-kegiatan-untuk-anak\/\">terapi okupasi<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Terapi sensori integrasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs menyebut terapi sensori integrasi sebagai metode yang menghadapkan anak pada stimulus sensorik secara berulang dan terstruktur. Bagi orang tua yang baru mendengar istilah ini, artikel <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/sensori-integrasi-adalah-pengertian-tandanya\/\">sensori integrasi<\/a> menjelaskan dasarnya dengan bahasa sederhana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Fisioterapi dan layanan lain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fisioterapi disebut untuk semua usia, dengan fokus pada fungsi gerak. Situs juga mencantumkan echocardiography anak (pemeriksaan jantung dengan gelombang suara), beberapa modalitas fisioterapi untuk rehabilitasi, serta instalasi farmasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Alamat dan Cara Menghubungi Klinik Hanenda<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi berikut berasal dari situs resmi klinikhanenda.id (diakses 6 Oktober 2026):<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Raya Tengah R9-54 RT 001\/RW 012, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur 13760<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Telepon:<\/strong> 021-22099843<\/li>\n\n\n\n<li><strong>WhatsApp:<\/strong> 0851 7700 0594 (disebut khusus pesan teks)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Situs:<\/strong> <a href=\"https:\/\/klinikhanenda.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">klinikhanenda.id<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Instagram:<\/strong> @klinik.hanenda<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jam operasional:<\/strong> bagian kontak menyebut Senin sampai Minggu pukul 08.00\u201320.00 WIB, sedangkan FAQ menyebut layanan terapi pukul 08.00\u201317.00 dan konsultasi dokter mengikuti jadwal masing-masing.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs menyebut janji temu bisa dibuat dengan menghubungi klinik, lewat sistem pemesanan online di situs, atau datang langsung. Karena ada perbedaan jam di dua bagian situs, per Oktober 2026 sebaiknya konfirmasi ke klinik soal jadwal dokter, jam terapi, dan ketersediaan layanan sebelum datang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi keluarga yang ingin membandingkan dengan pilihan lain di Jakarta Timur, profil <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/al-fatih-center\/\">Al-Fatih Center<\/a> bisa menjadi bahan pertimbangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sebelum ke Klinik Hanenda: Pertanyaan dan Bahan yang Dibawa<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang bisa diajukan lewat WhatsApp atau telepon<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk kekhawatiran soal tantrum dan perilaku di rumah, sebaiknya anak mulai dari poli anak, atau langsung ke layanan terapi?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah ada layanan psikolog anak, dan jika tidak, apakah klinik bisa memberi arahan?<\/li>\n\n\n\n<li>Jika memakai BPJS, rujukan FKTP seperti apa yang dibutuhkan, dan layanan mana saja yang bisa memakainya?<\/li>\n\n\n\n<li>Bagaimana alur evaluasi awal sebelum terapi dimulai, dan berapa lama biasanya?<\/li>\n\n\n\n<li>Bagaimana orang tua mendapat kabar perkembangan anak, dan apakah ada arahan latihan untuk di rumah?<\/li>\n\n\n\n<li>Berapa biaya konsultasi dan terapi untuk pasien umum? Situs memiliki bagian daftar harga, tetapi tarif sebaiknya tetap dikonfirmasi karena bisa berubah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bahan yang sebaiknya disiapkan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">FAQ situs menyarankan pasien membawa identitas, kartu asuransi dan BPJS beserta rujukan FKTP, daftar obat yang sedang dikonsumsi, serta catatan medis atau hasil tes yang relevan. Untuk kekhawatiran soal perilaku, tambahkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>catatan tantrum dua minggu (sebelum, saat, sesudah);<\/li>\n\n\n\n<li>satu atau dua video pendek perilaku di rumah;<\/li>\n\n\n\n<li>buku KIA atau catatan pertumbuhan dan imunisasi;<\/li>\n\n\n\n<li>rapor atau catatan guru bila anak sudah sekolah;<\/li>\n\n\n\n<li>daftar pertanyaan, dan usahakan pengasuh utama ikut hadir.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu saran praktis: pilih jadwal di luar jam tidur siang anak, dan pastikan ia sudah makan. Anak yang lapar atau mengantuk lebih mudah rewel di tempat baru, dan hal itu bisa membuat orang tua sulit fokus saat berdiskusi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Catatan Akhir<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantrum sering kali bagian wajar dari proses anak belajar mengelola emosi, tetapi rasa khawatir orang tua juga layak didengar. Mengamati dengan teratur, mencatat, lalu berdiskusi dengan tenaga profesional adalah langkah yang masuk akal. Bagi keluarga di Pasar Rebo dan sekitarnya, Klinik Hanenda adalah salah satu pilihan layanan tumbuh kembang yang bisa ditanyakan lebih lanjut. Layanan, jadwal, dan tarif dapat berubah, jadi per Oktober 2026 sebaiknya konfirmasi langsung ke klinik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Catatan penulis: artikel ini disusun oleh tim KlinikPlus.id dari informasi publik dan tidak dibuat bersama pihak Klinik Hanenda. <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/\">KlinikPlus<\/a> adalah software manajemen klinik tumbuh kembang anak, dan profil seperti ini kami tulis untuk membantu orang tua mengenal pilihan layanan di sekitarnya.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Disclaimer: informasi dalam artikel ini bersifat umum dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun saran dari tenaga kesehatan profesional.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"kp-cta-klinik has-background wp-block-paragraph\" style=\"background-color:#eff6ff;padding-top:1rem;padding-right:1.25rem;padding-bottom:1rem;padding-left:1.25rem;font-size:0.95rem\"><strong>Untuk pengelola klinik:<\/strong> Mengelola klinik tumbuh kembang, rumah tumbuh kembang, atau pusat terapi anak? Ajukan klinik Anda untuk diulas secara gratis di direktori blog KlinikPlus, sekaligus kenali KlinikPlus, aplikasi manajemen untuk klinik tumbuh kembang anak, dengan uji coba gratis 3 bulan (paket Standar). Hubungi kami melalui <a href=\"https:\/\/klinikplus.id\/#contact\">formulir kontak KlinikPlus<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang sering diajukan tentang Klinik Hanenda<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Di mana alamat Klinik Hanenda?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut situs resminya, alamatnya di Jl. Raya Tengah R9-54 RT 001\/RW 012, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur 13760.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah Klinik Hanenda menerima BPJS?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs menyebut klinik melayani pasien umum, asuransi, dan BPJS dengan rujukan dari FKTP. Layanan mana saja yang bisa memakai BPJS sebaiknya ditanyakan langsung ke klinik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Terapi anak apa saja yang tercantum di Klinik Hanenda?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs mencantumkan terapi wicara, terapi okupasi, terapi sensori integrasi, dan fisioterapi, serta poli anak dan skrining tumbuh kembang. Klinik ini juga melayani pasien dewasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana cara membuat janji di Klinik Hanenda?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs menyebut janji bisa dibuat dengan menghubungi klinik (telepon 021-22099843 atau WhatsApp teks 0851 7700 0594), melalui sistem pemesanan online di situs, atau datang langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah ada konsultasi online?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada FAQ situsnya, klinik menyatakan belum menawarkan layanan telemedicine.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa biaya terapi di Klinik Hanenda?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs memiliki bagian daftar harga, tetapi tarif bisa berubah. Sebaiknya tanyakan langsung ke klinik sebelum berkunjung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Ini masih wajar, atau saya yang terlalu khawatir?&#8221; adalah pertanyaan yang sering muncul ketika anak kembali menjerit dan berguling di lantai, dan bagi keluarga di sekitar Pasar Rebo yang mulai menimbang konsultasi ke Klinik Hanenda, pertanyaan itu biasanya datang bersama rasa ragu: apakah perlu, atau cukup ditunggu? Tidak ada jawaban yang sama untuk semua anak. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":424,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kpb_share":true,"_kpb_message":"","footnotes":""},"categories":[5,29],"tags":[44,32,43,42,41],"class_list":["post-423","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-klinik-tumbuh-kembang","category-profil-klinik","tag-layanan-fisioterapi-anak","tag-area-jakarta-timur","tag-layanan-sensori-integrasi","tag-layanan-terapi-okupasi","tag-layanan-terapi-wicara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=423"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2505,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/423\/revisions\/2505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klinikplus.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}