Terapi perilaku kognitif sering disebut dengan singkatannya, CBT, dan sering pula disamakan dengan “terapi bicara” pada umumnya. Padahal yang membedakannya cukup spesifik: fokusnya pada hubungan antara cara berpikir, perasaan, dan perilaku.
Artikel ini merangkum apa yang dinyatakan sumber resmi tentang CBT — apa yang dikerjakan di dalamnya, untuk kondisi apa ia disebut, bagaimana bentuk sesinya, dan apa yang perlu diketahui orang tua ketika CBT disebut untuk anak atau remaja.
Apa yang Dikerjakan dalam CBT
NHS menggambarkan CBT sebagai jenis terapi bicara di mana terapis membantu Anda mengubah cara berpikir dan bertindak.

NIMH menguraikannya lebih jauh: pendekatan ini membantu seseorang menyadari cara berpikir otomatis yang tidak akurat atau merugikan. Setelah disadari, cara berpikir itu dipertanyakan, diperiksa pengaruhnya terhadap emosi dan perilaku, lalu diupayakan perubahannya.
NHS menyebut tujuan utamanya adalah menyelesaikan persoalan dengan mempertanyakan pikiran yang tidak membantu, menangani emosi dan sensasi fisik, serta mengubah perilaku seperti menghindar.
Untuk Kondisi Apa CBT Disebut
NHS menyebut CBT sebagai penanganan yang direkomendasikan untuk banyak masalah kesehatan jiwa, dan menyebutkan antara lain depresi, kecemasan, PTSD, gangguan makan, gangguan bipolar, dan gangguan kepribadian. NHS juga menyebut CBT dapat membantu pada masalah tidur, penggunaan zat, nyeri jangka panjang, IBS, dan sindrom kelelahan kronis.
Perlu dicatat bahwa daftar NHS itu tidak khusus untuk anak. Yang menyebut CBT dalam konteks anak adalah CDC, pada pembahasan kecemasan: terapi perilaku kognitif dipakai terutama untuk anak yang lebih besar, untuk membantu mengubah pola pikir negatif.
CDC juga menyebut bentuk lain untuk kecemasan, yaitu terapi perilaku, yang membantu anak mengelola gejalanya sambil secara bertahap menghadapi ketakutannya.
Baca juga: Anak Cemas Berlebihan: Tanda, Batasnya, dan Langkah Pertama
Bentuk Sesinya
NHS menyebut CBT dapat berlangsung dalam beberapa bentuk: swabantu terpandu, satu lawan satu, atau berkelompok, dan dapat dilakukan secara tatap muka, daring, maupun lewat telepon.

Satu ciri yang membedakan CBT dari percakapan biasa: NHS menyebut peserta diminta melatih keterampilannya di antara sesi. Bagi anak dan remaja, ini berarti ada bagian yang dikerjakan di rumah, dan keterlibatan orang tua sering diperlukan agar latihan itu benar-benar berjalan.
Tentang jumlah sesi, NHS menyebut biasanya antara 5 sampai 15 sesi, tergantung keperluannya. Angka ini berasal dari halaman NHS yang berlaku umum, bukan khusus anak, sehingga tidak dapat dipakai sebagai patokan untuk anak Anda.
Yang Perlu Ditanyakan Orang Tua
Bagian berikut adalah pertanyaan praktis, bukan kutipan:
- Apa dasar pemilihan CBT untuk kondisi anak saya, dan apa alternatifnya.
- Siapa yang menjalankan, apa kualifikasinya, dan bagaimana saya dapat memverifikasinya.
- Apa peran saya sebagai orang tua — NIMH mencantumkan pertanyaan umum untuk terapis tentang bagaimana orang tua atau pengasuh dilibatkan bila pasiennya anak.
- Apa yang dikerjakan di antara sesi, dan berapa banyak waktu yang dibutuhkan di rumah.
- Bagaimana kemajuan dinilai, dan kapan rencananya ditinjau ulang.
- Apa yang dilakukan bila tidak ada perubahan setelah periode tertentu.
Pertanyaan ketiga penting karena NIMH memang mencantumkannya sebagai hal yang pantas ditanyakan kepada terapis ketika pasiennya anak.
Bedanya dengan Terapi ABA
Keduanya sering disebut berdekatan, padahal titik beratnya berbeda. CBT, menurut NIMH dan NHS, bekerja pada cara berpikir dan pengaruhnya terhadap emosi dan perilaku. Karena itu CDC menyebutnya dipakai terutama untuk anak yang lebih besar — pendekatan ini menuntut kemampuan merefleksikan pikiran sendiri.
Artikel ini tidak membandingkan efektivitas keduanya, karena tidak ada sumber resmi yang kami buka yang memuat perbandingan semacam itu.
Baca juga: Terapi ABA untuk Anak: Pengertian, Metode, dan Hal yang Perlu Ditanyakan Orang Tua
Langkah Pertama
CDC menyatakan langkah pertama pada kecemasan anak adalah berbicara dengan penyedia layanan kesehatan atau spesialis kesehatan jiwa tentang evaluasi. CBT bukan sesuatu yang dipilih sendiri dari daftar, melainkan hasil dari evaluasi itu.
Satu catatan tentang akses: NHS menyebut cara memperoleh CBT berbeda bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Di Indonesia, jalurnya perlu ditanyakan langsung ke fasilitas kesehatan atau psikolog klinis yang Anda tuju.
Baca juga: ADHD pada Remaja: Tanda yang Sering Terlewat dan Cara Mendampinginya
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu terapi perilaku kognitif?
NHS menggambarkannya sebagai jenis terapi bicara di mana terapis membantu Anda mengubah cara berpikir dan bertindak. NIMH menambahkan bahwa pendekatan ini membantu seseorang menyadari cara berpikir otomatis yang tidak akurat atau merugikan, lalu mempertanyakan dan mengubahnya.
Mulai usia berapa anak bisa menjalani CBT?
Kami tidak mencantumkan batas usia, karena sumber yang kami buka tidak menyebutkannya. Yang dinyatakan CDC adalah bahwa CBT dipakai terutama untuk anak yang lebih besar. Kesesuaiannya untuk anak Anda ditentukan lewat evaluasi.
Berapa kali sesi CBT dibutuhkan?
NHS menyebut biasanya 5 sampai 15 sesi tergantung keperluannya. Angka itu berasal dari halaman yang berlaku umum dan bukan khusus anak, jadi tidak bisa dipakai sebagai patokan untuk anak Anda.
Apa bedanya CBT dengan terapi perilaku biasa?
CDC menyebut keduanya pada pembahasan kecemasan anak sebagai hal yang berbeda: terapi perilaku membantu anak mengelola gejala sambil secara bertahap menghadapi ketakutannya, sedangkan CBT membantu mengubah pola pikir negatif dan dipakai terutama untuk anak yang lebih besar.
Apakah orang tua ikut dalam sesi?
Bergantung pada layanannya. Yang bisa dikatakan dengan pasti: NIMH mencantumkan pertanyaan tentang bagaimana orang tua atau pengasuh dilibatkan sebagai hal yang pantas ditanyakan kepada terapis bila pasiennya anak. Tanyakan hal ini sejak awal.
Apakah CBT bisa menggantikan obat?
Artikel ini tidak menjawab pertanyaan itu, karena keputusan tentang obat adalah keputusan klinis. CDC menyebut obat dapat menjadi bagian dari penanganan berdasarkan konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.
Kesimpulan
CBT adalah terapi bicara yang bekerja pada hubungan antara cara berpikir, perasaan, dan perilaku. NHS menyebutnya penanganan yang direkomendasikan untuk banyak masalah kesehatan jiwa, dan CDC menyebutnya dipakai terutama untuk anak yang lebih besar dalam konteks kecemasan.
Dua hal yang paling berguna diketahui orang tua: ada bagian yang dikerjakan di rumah di antara sesi, dan CBT bukan pilihan yang diambil sendiri dari daftar melainkan hasil dari evaluasi. Bila Anda sedang mempertimbangkannya, mulailah dengan berbicara kepada penyedia layanan kesehatan atau spesialis kesehatan jiwa.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.
Referensi
- NHS — Overview: Cognitive behavioural therapy (CBT) (ditinjau 28 Maret 2025): definisi CBT; daftar kondisi yang penanganannya direkomendasikan; bentuk sesi berupa swabantu terpandu, satu lawan satu, atau kelompok, secara tatap muka, daring, atau telepon; latihan di antara sesi; biasanya 5 sampai 15 sesi tergantung keperluan; catatan bahwa cara memperoleh CBT berbeda bagi yang berusia di bawah 18 tahun. https://www.nhs.uk/mental-health/talking-therapies-medicine-treatments/talking-therapies-and-counselling/cognitive-behavioural-therapy-cbt/overview/
- NIMH — Psychotherapies (ditinjau Februari 2024): uraian CBT sebagai pendekatan yang membantu menyadari cara berpikir otomatis yang tidak akurat atau merugikan, lalu mempertanyakan dan mengubahnya; pertanyaan untuk terapis mengenai pelibatan orang tua atau pengasuh bila pasiennya anak. https://www.nimh.nih.gov/health/topics/psychotherapies
- CDC — Anxiety and Depression in Children (halaman bertanggal 15 Mei 2026): terapi perilaku untuk kecemasan; terapi perilaku kognitif yang dipakai terutama untuk anak yang lebih besar untuk membantu mengubah pola pikir negatif; obat sebagai bagian penanganan berdasarkan konsultasi; langkah pertama berupa evaluasi. https://www.cdc.gov/children-mental-health/about/about-anxiety-and-depression-in-children.html



