Mata juling pada anak sering membuat orang tua bingung: kadang matanya tampak lurus, kadang satu mata terlihat bergeser ke dalam atau ke luar. Pada bayi, Anda mungkin bertanya apakah ini wajar dan akan hilang sendiri, atau perlu segera diperiksakan.
Artikel ini merangkum panduan layanan kesehatan Inggris (NHS) dan artikel edukasi Kementerian Kesehatan RI tentang mata juling (strabismus) dan mata malas (ambliopia): kapan masih wajar pada bayi, apa kaitannya dengan penglihatan, dan pilihan penanganannya. Jadwal dan layanan pemeriksaan mata yang disebut NHS berlaku di Inggris dan belum tentu sama di Indonesia.
Apa Itu Mata Juling pada Anak?
NHS menjelaskan mata juling, atau strabismus, sebagai keadaan ketika kedua mata menunjuk ke arah yang berbeda. Kondisi ini sangat umum pada anak kecil, meski bisa terjadi pada usia berapa pun. Satu mata bisa bergeser ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah, sementara mata yang lain melihat lurus ke depan. Juling bisa terjadi terus-menerus, atau muncul dan hilang.
Artikel Kemenkes memberi nama untuk tiap arah:
| Arah mata yang bergeser | Istilah |
|---|---|
| Ke dalam | Esotropia |
| Ke luar | Eksotropia |
| Ke atas | Hipertropia |
| Ke bawah | Hipotropia |
Kemenkes juga menyebut esotropia akomodatif sebagai tipe yang paling sering ditemukan, terutama pada anak di atas 2 tahun, dan biasanya terjadi pada anak dengan rabun dekat (hipermetropia).
Mata Juling pada Bayi: Kapan Masih Wajar?
Ini pertanyaan yang paling sering muncul, dan NHS memberi patokan yang jelas. Pada bayi di bawah 3 bulan, juling yang muncul lalu hilang termasuk umum dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Patokannya berubah setelah itu. NHS menganjurkan meminta saran tenaga kesehatan bila:
- anak Anda juling sepanjang waktu, berapa pun usianya;
- anak Anda berusia lebih dari 3 bulan dan julingnya muncul lalu hilang;
- Anda khawatir tentang penglihatan anak, misalnya ia sering menolehkan kepala ke satu sisi atau menutup satu mata saat melihat sesuatu.
NHS menegaskan bahwa juling yang terjadi terus-menerus atau yang muncul setelah usia 3 bulan tidak boleh diabaikan.
Baca juga: Perkembangan Bayi 4 Bulan: Milestone dan Cara Menstimulasinya
Penyebab Mata Juling pada Anak
Menurut NHS, penyebab pasti juling tidak selalu diketahui. Sebagian anak lahir dengan mata juling, sebagian lagi mengalaminya kemudian, dan kadang juling ada dalam keluarga. Pada anak, juling sering terjadi karena mata berusaha mengatasi masalah penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme (silinder).
NHS juga menyebut penyebab yang lebih jarang, antara lain infeksi tertentu seperti campak, kondisi genetik seperti Down syndrome, keterlambatan perkembangan, cerebral palsy, serta masalah otak atau saraf lainnya. Kadang juling juga bisa menjadi gejala kanker mata langka pada anak yang disebut retinoblastoma. Karena itu NHS menganjurkan membawa anak yang juling ke dokter untuk menyingkirkan kemungkinan ini.
Kaitan Mata Juling dengan Mata Malas
NHS menjelaskan mata malas (ambliopia) sebagai keadaan ketika penglihatan pada satu mata tidak berkembang dengan baik. Pada anak dengan juling yang tidak ditangani, otak bisa mulai mengabaikan sinyal dari mata yang juling, sehingga penglihatan anak tidak berkembang normal.

Menurut NHS, juling yang tidak ditangani dapat menyebabkan:
- penglihatan kabur atau ganda yang menetap;
- mata malas;
- rasa malu atau rendah diri.
Mata malas tidak selalu menimbulkan gejala dan sering pertama kali diketahui saat tes mata. NHS mencatat banyak anak tidak merasa ada yang salah dengan penglihatannya. Inilah alasan pemeriksaan tidak sebaiknya ditunda hanya karena anak tidak mengeluh.
Penanganan Mata Juling Menurut NHS
NHS menyatakan penanganan biasanya dianjurkan, karena juling kecil kemungkinannya membaik sendiri dan bisa menimbulkan masalah lanjutan bila tidak ditangani sejak dini. Pilihan utama yang disebut NHS:
| Pilihan | Yang dinyatakan NHS |
|---|---|
| Kacamata | Dapat membantu bila juling disebabkan masalah penglihatan, misalnya rabun dekat |
| Latihan otot mata | Kadang dapat membantu kedua mata bekerja sama lebih baik |
| Operasi | Memindahkan otot penggerak mata agar mata sejajar; dapat dianjurkan bila kacamata saja tidak cukup |
| Suntikan ke otot mata | Melemahkan otot agar mata lebih sejajar, tetapi efeknya biasanya kurang dari 3 bulan |
Bila anak juga mengalami mata malas, NHS menyebut mata malas itu mungkin perlu ditangani lebih dulu, biasanya dengan menutup mata yang sehat agar penglihatan mata yang lemah membaik. Pada halaman mata malas, NHS menambahkan bahwa penanganan idealnya dimulai sebelum usia 7 tahun, ketika penglihatan masih berkembang.
Latihan otot mata termasuk dalam daftar penanganan NHS, bukan pengganti pemeriksaan. Jenis penanganan yang sesuai ditentukan setelah mata anak diperiksa.
Mengapa Pemeriksaan Mata Sejak Dini Penting
NHS menulis bahwa makin cepat masalah mata ditemukan, makin cepat anak mendapat penanganan dan dukungan yang dibutuhkan. Anak mungkin tidak sadar penglihatannya bermasalah, sehingga tanpa pemeriksaan masalah itu bisa terlewat dan memengaruhi perkembangan serta pendidikannya.
NHS juga mengingatkan bahwa operasi dapat membantu meluruskan posisi mata meski juling sudah lama dibiarkan, tetapi gangguan penglihatan bisa menetap bila tidak ditangani sejak kecil. Artikel Kemenkes senada: pengobatan juling bertujuan mengurangi risiko komplikasi seperti ambliopia atau kebutaan permanen, dan makin cepat ditangani, makin efektif hasil pengobatannya.
Kapan Mata Juling pada Anak Perlu Diperiksa
Selain patokan usia 3 bulan di atas, ada tanda lain yang disebut sumber. Artikel Kemenkes menyebut bila bayi atau anak sering menutup salah satu mata dan sering memiringkan kepala, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. NHS menyebut tanda kemungkinan masalah mata pada anak yang lebih besar, antara lain:

- kedua mata tidak menunjuk ke arah yang sama;
- mengeluh sakit kepala atau mata lelah;
- kesulitan membaca, misalnya memegang buku sangat dekat ke wajah;
- kesulitan koordinasi tangan dan mata, misalnya saat bermain bola;
- tampak canggung tidak seperti biasanya;
- sering menggosok mata;
- duduk terlalu dekat dengan TV.
Pada halaman mata malas, NHS juga mencantumkan sering tersandung atau jatuh sebagai salah satu gejala.
Baca juga: Anak Sering Jatuh: Dua Patokan yang Lebih Berguna daripada Menghitung
Di Inggris, NHS menyebut dokter umum, perawat kunjungan rumah, atau optisien dapat merujuk anak ke spesialis mata. Anda bisa membuka percakapan dengan dokter anak Anda, misalnya: “Mata kanan anak saya kadang bergeser ke dalam, terutama saat ia lelah. Usianya sudah lewat 3 bulan. Apakah perlu diperiksa dokter mata?”
Baca juga: Dokter Tumbuh Kembang Anak: Siapa yang Menangani dan Kapan Harus ke Sana
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah mata juling pada bayi normal?
Menurut NHS, pada bayi di bawah 3 bulan, juling yang muncul lalu hilang termasuk umum dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Mintalah saran tenaga kesehatan bila bayi juling sepanjang waktu, atau bila ia sudah lebih dari 3 bulan dan julingnya masih muncul lalu hilang.
Apakah mata juling pada anak bisa sembuh sendiri?
NHS menyatakan juling kecil kemungkinannya membaik sendiri, sehingga penanganan biasanya dianjurkan. Pilihannya antara lain kacamata, latihan otot mata, operasi, atau suntikan ke otot mata, dan jenisnya ditentukan setelah pemeriksaan.
Anak 3 tahun matanya juling, apa yang perlu dilakukan?
Menurut NHS, juling yang terjadi terus-menerus atau muncul setelah usia 3 bulan tidak boleh diabaikan, jadi anak 3 tahun yang juling sebaiknya diperiksakan. NHS menyebut penanganan mata malas idealnya dimulai sebelum usia 7 tahun, ketika penglihatan masih berkembang.
Apa penyebab mata juling pada anak?
NHS menyatakan penyebab pasti tidak selalu diketahui. Pada anak, juling sering terjadi karena mata berusaha mengatasi masalah penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme. Penyebab yang lebih jarang antara lain campak, Down syndrome, keterlambatan perkembangan, cerebral palsy, dan masalah otak atau saraf.
Apakah mata juling pada anak bisa karena main HP?
Halaman NHS dan artikel Kemenkes yang kami buka tidak menyebut penggunaan HP atau gawai sebagai penyebab mata juling. Penyebab yang disebut NHS adalah masalah penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme, faktor keturunan, dan beberapa kondisi yang lebih jarang.
Apa beda mata juling dan mata malas?
Menurut NHS, mata juling adalah kedua mata menunjuk ke arah berbeda, sedangkan mata malas adalah penglihatan satu mata yang tidak berkembang dengan baik. Juling yang tidak ditangani dapat menyebabkan mata malas, karena otak mulai mengabaikan sinyal dari mata yang juling.
Kesimpulan
Mata juling pada anak tidak sebaiknya ditunggu sampai hilang sendiri. Menurut NHS, juling yang muncul lalu hilang pada bayi di bawah 3 bulan biasanya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi juling yang terus-menerus atau muncul setelah usia 3 bulan perlu diperiksakan. Juling kecil kemungkinannya membaik sendiri, dan bila tidak ditangani dapat menyebabkan mata malas. Bila Anda melihat mata anak tidak sejajar, atau ia sering menutup satu mata dan memiringkan kepala, bawa ia ke dokter.
Bila Anda juga ingin memeriksakan perkembangan anak secara menyeluruh, direktori klinik KlinikPlus dapat membantu Anda menemukan klinik tumbuh kembang di kota Anda, dan panduan klinik tumbuh kembang anak menjelaskan apa yang bisa Anda harapkan saat berkunjung.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.
Referensi
- NHS, Squint (ditinjau 2 Mei 2023, jadwal tinjau ulang 2 Mei 2026; diakses 6 November 2026). https://www.nhs.uk/conditions/squint/
- NHS, Lazy eye (ditinjau 25 Agustus 2026, tinjau ulang 25 Agustus 2029; diakses 6 November 2026). https://www.nhs.uk/conditions/lazy-eye/
- NHS, Eye tests for children (ditinjau 7 Maret 2023; diakses 6 November 2026). https://www.nhs.uk/conditions/eye-tests-in-children/
- Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kok Anak Saya Matanya Juling Ya Dok?, dr. Ratri Prasetya Ningrum, RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang (26 Juli 2022; diakses 6 November 2026). https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/553/kok-anak-saya-matanya-juling-ya-dok



