“Anak saya sudah TK tapi belum bisa menulis” adalah salah satu kekhawatiran yang paling sering dibawa orang tua. Kekhawatiran itu masuk akal, tetapi sering berangkat dari satu asumsi yang perlu diperiksa lebih dulu: bahwa menulis adalah keterampilan yang seharusnya sudah muncul di usia TK.
Artikel ini menyusun apa yang sebenarnya dicantumkan CDC tentang kemampuan tangan anak per usia, di mana menulis muncul dalam urutan itu, apa yang dikatakan aturan di Indonesia tentang calistung, dan apa yang bisa dilakukan di rumah tanpa memaksa.
Menulis Muncul Belakangan, dan Itu Normal
CDC menerbitkan daftar milestone berisi hal yang dilakukan sebagian besar anak pada usia tertentu. Bila butir-butir yang berkaitan dengan tangan dan alat tulis diurutkan, gambarannya menjadi jelas:

| Usia | Yang dilakukan sebagian besar anak (CDC) |
|---|---|
| 3 tahun | Menggambar lingkaran, setelah dicontohkan |
| 4 tahun | Memegang krayon atau pensil di antara jari dan ibu jari, bukan dengan kepalan; menggambar orang dengan tiga bagian tubuh atau lebih |
| 5 tahun | Menulis beberapa huruf dari namanya; menyebutkan beberapa huruf ketika ditunjuk |
Perhatikan urutannya. Memegang pensil dengan jari baru muncul di daftar usia 4 tahun, dan menulis beberapa huruf dari nama sendiri baru muncul di daftar usia 5 tahun — itu pun hanya beberapa huruf, bukan menulis kata atau kalimat.
Artinya, anak usia 3 atau 4 tahun yang belum menulis sedang berada pada gambaran yang sama dengan sebagian besar anak seusianya. Yang dicantumkan CDC pada usia itu adalah menggambar, bukan menulis.
Apa Kata Aturan di Indonesia
Kekhawatiran orang tua sering bukan tentang perkembangan anak, melainkan tentang seleksi masuk SD. Untuk itu, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 mengatur bahwa penerimaan peserta didik kelas 1 SD tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
Dengan kata lain, kemampuan menulis bukan syarat yang sah untuk masuk SD. Ini mengubah sifat kekhawatirannya: yang perlu dikejar bukan target menulis, melainkan kesiapan anak secara keseluruhan.
Baca juga: Tes Calistung Masuk SD: Aturan yang Berlaku dan Apa yang Perlu Disiapkan
Yang Muncul Lebih Dulu Sebelum Menulis
Urutan pada daftar CDC memberi petunjuk tentang apa yang biasanya hadir lebih dulu. Ini bukan daftar syarat yang kami susun sendiri, melainkan pembacaan atas urutan usia pada milestone CDC:

- Memakai tangan untuk tugas sehari-hari — pada 30 bulan CDC mencantumkan memutar gagang pintu atau tutup botol dan membalik halaman buku satu per satu.
- Meronce dan memakai alat makan — pada 3 tahun CDC mencantumkan meronce manik-manik besar atau makaroni, serta memakai garpu.
- Menggambar bentuk sederhana — menggambar lingkaran setelah dicontohkan pada 3 tahun, lalu menggambar orang dengan tiga bagian tubuh atau lebih pada 4 tahun.
- Cara memegang alat tulis — memegang krayon atau pensil di antara jari dan ibu jari, bukan dengan kepalan, pada 4 tahun.
- Mengenali huruf — menyebutkan beberapa huruf ketika ditunjuk, pada 5 tahun, berbarengan dengan mulai menulis beberapa huruf dari namanya.
Anak yang diminta menulis sebelum hal-hal di atas muncul biasanya bukan sedang malas, melainkan sedang diminta melakukan sesuatu yang belum ada pada daftar usianya.
Yang Bisa Dilakukan di Rumah
- Dahulukan menggambar, bukan menyalin huruf. Menggambar lingkaran dan menggambar orang adalah butir yang muncul lebih dulu pada daftar CDC.
- Beri banyak kesempatan memakai tangan dalam kegiatan harian: membuka tutup botol, mengancingkan baju, memakai sendok dan garpu sendiri.
- Mulai dari namanya sendiri. CDC mencantumkan menulis beberapa huruf dari nama, bukan menulis kata apa pun.
- Perhatikan cara memegang, bukan kerapian hurufnya. Memegang dengan jari dan ibu jari lebih dulu muncul di daftar daripada menulis.
- Jangan memperpanjang sesi. CDC mencantumkan “memusatkan perhatian selama 5 sampai 10 menit saat beraktivitas” pada daftar usia 5 tahun, jadi sesi yang panjang memang di luar gambaran usianya.
- Hentikan bila anak menolak. Tekanan membuat anak menghindari alat tulis, dan itu justru mengurangi kesempatan berlatih.
Baca juga: Stimulasi Motorik Halus: Kegiatan yang Bisa Dilakukan per Usia
Kapan Perlu Dibicarakan dengan Tenaga Kesehatan
CDC menyediakan daftar milestone sebagai alat pemantauan dan menganjurkan orang tua membicarakan kekhawatiran tentang perkembangan anak dengan tenaga kesehatan. Yang berguna dibawa ke konsultasi bukan hanya “belum bisa menulis”, melainkan gambaran yang lebih lengkap: apakah anak sudah memegang alat tulis dengan jari, apakah sudah menggambar bentuk, bagaimana ia memakai tangannya untuk kegiatan lain, dan sejak kapan Anda memperhatikannya.
Artikel ini sengaja tidak mencantumkan batas usia tertentu sebagai tanda bahaya untuk menulis, karena tidak ada sumber resmi yang kami buka yang menetapkan batas semacam itu.
Baca juga: Motorik Halus dan Motorik Kasar: Perbedaan, Tahapan Usia, dan Stimulasinya
Baca juga: Anak Belum Bisa Berhitung: Kapan Wajar dan Apa yang Bisa Dibantu
Baca juga: Perkembangan Anak 5 Tahun: Milestone yang Menyiapkan Anak Masuk Sekolah
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Anak 5 tahun belum bisa menulis, apakah terlambat?
CDC mencantumkan “menulis beberapa huruf dari namanya” pada daftar usia 5 tahun sebagai hal yang dilakukan sebagian besar anak — beberapa huruf dari nama, bukan menulis kata atau kalimat. Daftar itu alat pemantauan, bukan batas kelulusan. Bila Anda khawatir, bicarakan dengan tenaga kesehatan alih-alih menyimpulkan sendiri.
Anak TK belum bisa menulis, apakah boleh masuk SD?
PP 17/2010 mengatur bahwa penerimaan peserta didik kelas 1 SD tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Jadi kemampuan menulis bukan syarat yang sah untuk masuk SD.
Umur berapa anak seharusnya sudah memegang pensil dengan benar?
CDC mencantumkan memegang krayon atau pensil di antara jari dan ibu jari, bukan dengan kepalan, pada daftar usia 4 tahun. Itu gambaran sebagian besar anak pada usia tersebut, bukan target yang harus dicapai tepat waktu.
Apakah anak perlu les menulis?
Kami tidak menganjurkan maupun melarangnya, karena tidak ada sumber resmi yang kami buka yang membahas efektivitas les menulis untuk anak prasekolah. Yang bisa dikatakan dari daftar CDC: keterampilan yang muncul lebih dulu adalah menggambar dan memakai tangan dalam kegiatan harian.
Anak bisa menulis tetapi hurufnya terbalik, apakah disleksia?
Artikel ini tidak dapat menjawab pertanyaan itu, dan huruf terbalik bukan sesuatu yang bisa dipakai sendiri untuk menyimpulkan apa pun. Disleksia adalah diagnosis yang ditegakkan lewat pemeriksaan. Bila Anda mengkhawatirkannya, bawa contoh tulisan anak saat berkonsultasi.
Apakah menulis dengan tangan kiri perlu diperbaiki?
Tidak ada sumber resmi yang kami buka yang menganjurkan mengubah tangan yang dipakai anak. Karena itu artikel ini tidak menganjurkannya. Yang dicantumkan CDC adalah cara memegang alat tulis, bukan tangan mana yang dipakai.
Kesimpulan
Pada daftar CDC, menulis muncul paling akhir: menggambar lingkaran di usia 3 tahun, memegang pensil dengan jari di usia 4 tahun, dan menulis beberapa huruf dari nama sendiri di usia 5 tahun. Anak usia 3–4 tahun yang belum menulis sedang berada pada gambaran yang sama dengan sebagian besar anak seusianya.
Di sisi aturan, PP 17/2010 menegaskan bahwa penerimaan murid kelas 1 SD tidak didasarkan pada tes membaca, menulis, dan berhitung — sehingga kemampuan menulis bukan syarat masuk sekolah. Yang lebih berguna dilakukan di rumah adalah memperbanyak menggambar dan kegiatan yang memakai tangan, lalu membicarakan kekhawatiran Anda dengan tenaga kesehatan bila gambarannya tidak kunjung berubah.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.
Referensi
- CDC — Milestones by 3 Years (ditinjau 16 Mei 2026): menggambar lingkaran setelah dicontohkan; meronce manik-manik besar atau makaroni; memakai garpu. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/3-years.html
- CDC — Milestones by 4 Years (ditinjau 16 Mei 2026): memegang krayon atau pensil di antara jari dan ibu jari, bukan dengan kepalan; menggambar orang dengan tiga bagian tubuh atau lebih. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/4-years.html
- CDC — Milestones by 5 Years (ditinjau 16 Mei 2026): menulis beberapa huruf dari namanya; menyebutkan beberapa huruf ketika ditunjuk; memusatkan perhatian selama 5 sampai 10 menit saat beraktivitas. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/5-years.html
- CDC — Milestones by 30 Months (ditinjau 16 Mei 2026): memutar benda seperti gagang pintu atau tutup botol; membalik halaman buku satu per satu. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/30-months.html
- Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan — Pasal 69: penerimaan peserta didik kelas 1 SD tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. https://peraturan.bpk.go.id/Details/5025/pp-no-17-tahun-2010



