Anda memanggil namanya tiga kali dan ia tidak menoleh — padahal ia jelas mendengar suara kulkas dibuka. Gambaran ini membuat banyak orang tua langsung mencari di internet, dan yang muncul biasanya satu kata yang menakutkan.
Artikel ini mengambil jalan yang berbeda: menunjukkan sejak usia berapa merespons nama menjadi patokan menurut CDC, apa yang menjadi patokan pada usia yang lebih tua, dan apa langkah pertama yang dianjurkan.
Sejak Usia Berapa Ini Menjadi Patokan
Pada daftar milestone CDC, “melihat ketika namanya dipanggil” muncul pertama kali pada usia 9 bulan, sebagai butir sosial dan emosional.

Sebelum itu, merespons nama bukan patokan. Halaman CDC usia 4 bulan hanya memuat kiat untuk memanggil bayi dengan namanya, disertai catatan bahwa pengenalan nama biasanya mulai sekitar usia 9 bulan.
Jadi bayi berusia di bawah 9 bulan yang belum menoleh saat dipanggil tidak sedang tertinggal dari patokan CDC.
Merespons Bunyi dan Mengenali Nama Itu Berbeda
Ini pembedaan yang menentukan, dan terlihat jelas pada urutan butir CDC.
| Usia | Butir CDC | Yang ditunjukkan |
|---|---|---|
| 2 bulan | Bereaksi terhadap suara keras | Pendengaran bekerja |
| 4 bulan | Menoleh ke arah suara Anda | Bisa melokalisasi sumber bunyi |
| 9 bulan | Melihat ketika namanya dipanggil | Mengenali bahwa bunyi itu merujuk pada dirinya |
Anak yang jelas mendengar bunyi lain tetapi tidak menoleh saat namanya dipanggil berada di antara baris kedua dan ketiga. Itu pengamatan yang berguna dibawa ke pemeriksaan — dan bukan sesuatu yang bisa disimpulkan sendiri menjadi satu kondisi tertentu.
Baca juga: Perkembangan Bayi 9 Bulan: Milestone dan Cara Menstimulasinya
Pada Anak yang Lebih Besar, Patokannya Berubah
Setelah usia bayi, CDC tidak lagi memakai “merespons nama” sebagai butir. Yang dipakai adalah kemampuan menanggapi permintaan dan mempertahankan percakapan.
- Usia 2 tahun: menunjuk benda pada buku ketika Anda bertanya, misalnya “Mana beruangnya?”; menunjuk setidaknya dua bagian tubuh ketika diminta.
- Usia 3 tahun: menyebutkan nama depannya ketika ditanya; berbicara dengan Anda dalam percakapan menggunakan setidaknya dua kali pertukaran bolak-balik.
Karena itu, untuk anak usia 2 tahun ke atas, pertanyaan yang lebih berguna bukan “apakah ia menoleh saat dipanggil” melainkan “apakah ia menanggapi permintaan sederhana”.
Apa yang Perlu Dicatat Sebelum Konsultasi
- Apakah ia bereaksi pada bunyi lain — pintu, mainan berbunyi, suara televisi — tetapi tidak pada namanya.
- Apakah responsnya berbeda tergantung keadaan, misalnya menoleh saat suasana sepi tetapi tidak saat ramai.
- Apakah ia pernah merespons lalu berhenti. CDC menyebut kehilangan keterampilan yang sebelumnya dimiliki sebagai alasan tersendiri untuk berkonsultasi.
- Sejak kapan Anda memperhatikannya, dan apakah ada perubahan keadaan yang bersamaan waktunya.
- Butir usia lain yang juga belum terpenuhi, karena yang dinilai pemeriksa adalah gambaran menyeluruh, bukan satu butir.
Butir Lain yang Ikut Dinilai Pemeriksa
Merespons nama tidak berdiri sendiri. Pada daftar CDC usia 9 bulan, butir itu berada di antara butir sosial lain yang semuanya tentang menanggapi orang:

- malu, menempel, atau takut pada orang asing;
- menunjukkan beberapa ekspresi wajah seperti senang, sedih, marah, dan terkejut;
- bereaksi ketika orang tua pergi — menatap, meraih, atau menangis;
- tersenyum atau tertawa saat bermain ciluk ba.
Pada usia yang sama, butir bahasanya mencakup mengangkat kedua tangan untuk minta digendong — sebuah isyarat yang ditujukan kepada orang lain.
Karena itu berguna sekali memperhatikan butir-butir tetangganya juga. Anak yang tidak menoleh saat dipanggil tetapi aktif meminta digendong, bereaksi saat Anda pergi, dan tertawa saat ciluk ba memberi gambaran yang berbeda dari anak yang tidak menunjukkan satu pun di antaranya.
Langkah Pertama yang Dianjurkan CDC
CDC menganjurkan bertindak lebih awal bila anak tidak memenuhi satu atau lebih milestone, kehilangan keterampilan yang sebelumnya sudah dimiliki, atau Anda punya kekhawatiran lain: berbicara dengan dokter anak, menyampaikan kekhawatiran itu, dan menanyakan tentang skrining perkembangan.
Yang diminta CDC bukan menunggu sampai yakin, dan bukan pula menyimpulkan sendiri. Yang diminta adalah menanyakan skrining.
Di Indonesia, pemantauan rutin ini berjalan lewat posyandu dan puskesmas dengan program SDIDTK, dan hasilnya tercatat di Buku KIA.
Baca juga: SDIDTK dan KPSP: Cara Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Posyandu dan Puskesmas
Satu Butir, Bukan Satu Kesimpulan
Perlu dinyatakan tegas. Tidak meresponsnya anak saat dipanggil adalah satu butir pengamatan. Ia bisa berkaitan dengan banyak hal, dan menentukan mana yang berlaku pada satu anak adalah pekerjaan pemeriksaan — bukan pekerjaan daftar milestone, dan bukan pekerjaan artikel.
CDC sendiri menegaskan materinya bukan pengganti alat skrining perkembangan yang terstandar dan tervalidasi. Daftar milestone berguna sebagai bahan yang Anda bawa, bukan sebagai alat yang menyimpulkan.
Baca juga: Ciri-Ciri Autisme pada Anak per Usia: Tanda Awal yang Perlu Diperhatikan
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Anak 1 tahun tidak merespons saat dipanggil, apakah normal?
“Melihat ketika namanya dipanggil” ada pada daftar milestone CDC usia 9 bulan. Pada usia 1 tahun, butir itu diharapkan sudah terpenuhi. Bila belum, CDC menganjurkan bertindak lebih awal: bicarakan dengan dokter anak dan tanyakan skrining perkembangan.
Anak 18 bulan tidak menoleh saat dipanggil, bagaimana?
Berlaku anjuran yang sama, dan semakin bertambah usia semakin tidak ada alasan menunggu. Yang berguna dicatat adalah apakah ia bereaksi pada bunyi lain, apakah responsnya berbeda di tempat sepi dan ramai, dan apakah ia pernah merespons lalu berhenti.
Anak 2 tahun tidak merespons saat dipanggil, apakah tanda autisme?
Artikel ini tidak dapat menjawabnya, dan tidak ada daftar gejala yang bisa menggantikan pemeriksaan. Yang dapat dinyatakan: pada usia 2 tahun, butir CDC yang relevan adalah menunjuk benda pada buku ketika ditanya dan menunjuk setidaknya dua bagian tubuh ketika diminta. Bila butir itu belum terpenuhi, bicarakan dengan dokter anak dan tanyakan skrining.
Anak merespons bunyi lain tapi tidak namanya, apa artinya?
Pada urutan butir CDC, bereaksi terhadap bunyi (usia 2 bulan) dan menoleh ke arah suara (usia 4 bulan) berbeda dari mengenali nama (usia 9 bulan). Gambaran yang Anda sebut berada di antara keduanya — berguna sekali disampaikan ke pemeriksa, tetapi tidak menunjuk ke satu kesimpulan tertentu.
Apakah perlu tes pendengaran?
Keputusan tentang pemeriksaan apa pun ada pada tenaga kesehatan yang memeriksa anak. Yang dianjurkan CDC adalah menyampaikan kekhawatiran Anda kepada dokter anak dan menanyakan tentang skrining perkembangan.
Anak saya hanya tidak merespons kalau sedang fokus bermain, wajar?
Sumber yang kami buka tidak membahas perbedaan respons menurut tingkat konsentrasi anak, sehingga kami tidak dapat menyatakannya wajar atau tidak. Perbedaan seperti itu justru berguna dicatat dan disampaikan ke pemeriksa.
Kesimpulan
Merespons nama baru menjadi patokan CDC pada usia 9 bulan. Sebelum itu yang dicantumkan adalah bereaksi terhadap suara keras (2 bulan) dan menoleh ke arah suara (4 bulan) — keduanya reaksi pendengaran, bukan pengenalan nama. Setelah usia bayi, patokannya berpindah lagi: menanggapi permintaan sederhana pada usia 2 tahun, dan mempertahankan percakapan dua kali bolak-balik pada usia 3 tahun.
Yang paling penting: ini satu butir pengamatan, bukan satu kesimpulan. Catat apa yang Anda lihat — termasuk apakah anak bereaksi pada bunyi lain dan apakah ia pernah merespons lalu berhenti — lalu bawa ke dokter anak dan tanyakan skrining perkembangan. Itu langkah yang dianjurkan CDC, dan itu jauh lebih berguna daripada mencari jawaban di mesin pencari.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.
Referensi
- CDC — Milestones, halaman usia 9 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): butir sosial dan emosional berupa melihat ketika namanya dipanggil, malu atau takut pada orang asing, menunjukkan beberapa ekspresi wajah, bereaksi ketika orang tua pergi, dan tersenyum atau tertawa saat ciluk ba; butir bahasa berupa mengangkat kedua tangan untuk minta digendong. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/9-months.html
- CDC — Milestones, halaman usia 4 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): butir bahasa berupa menoleh ke arah suara orang tua; kiat memanggil bayi dengan namanya disertai catatan bahwa pengenalan nama biasanya mulai sekitar usia 9 bulan. Merespons nama tidak dicantumkan sebagai milestone pada halaman ini. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/4-months.html
- CDC — Milestones, halaman usia 2 bulan (bertanggal 15 Mei 2026): butir bahasa berupa bereaksi terhadap suara keras. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/2-months.html
- CDC — Milestones, halaman usia 2 tahun (bertanggal 15 Mei 2026): butir bahasa berupa menunjuk benda pada buku ketika ditanya, misalnya “Mana beruangnya?”, dan menunjuk setidaknya dua bagian tubuh ketika diminta. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/2-years.html
- CDC — Milestones, halaman usia 3 tahun (bertanggal 15 Mei 2026): butir bahasa berupa menyebutkan nama depannya ketika ditanya dan berbicara dalam percakapan menggunakan setidaknya dua kali pertukaran bolak-balik. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/3-years.html
- CDC — Developmental Milestones (halaman induk, bertanggal 17 Februari 2026): anjuran bertindak lebih awal, berbicara dengan dokter anak, menyampaikan kekhawatiran, dan menanyakan skrining perkembangan bila anak tidak memenuhi satu atau lebih milestone, kehilangan keterampilan yang sebelumnya dimiliki, atau orang tua punya kekhawatiran lain; serta pernyataan bahwa materinya bukan pengganti alat skrining perkembangan yang terstandar dan tervalidasi. https://www.cdc.gov/act-early/milestones/index.html



