,

Hidrosefalus pada Bayi: Tanda yang Perlu Diwaspadai dan Penanganannya

Ilustrasi artikel hidrosefalus pada bayi, tanda yang perlu diwaspadai, dan penanganannya

Hidrosefalus pada bayi adalah penumpukan cairan di dalam otak yang memberi tekanan pada otak, sehingga perlu diperiksa dan ditangani dokter dengan segera. Mendengar istilah ini tentu membuat Anda khawatir. Artikel ini membantu Anda memahami tandanya, pemeriksaannya, dan gambaran penanganannya.

Rujukan utamanya adalah layanan kesehatan Inggris (NHS), dilengkapi ensiklopedia medis MedlinePlus dari Amerika Serikat dan artikel Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Kami belum menemukan panduan resmi Kemenkes untuk orang tua tentang hidrosefalus. Layanan yang disebut sumber luar negeri belum tentu tersedia dengan cara yang sama di Indonesia.

Hidrosefalus Adalah Apa?

NHS menjelaskan hidrosefalus sebagai penumpukan cairan di dalam otak. Cairan yang berlebihan itu menekan otak dan bisa merusaknya. Dulu kondisi ini disebut “air di otak”, padahal menurut NHS otak tidak dikelilingi air, melainkan cairan serebrospinal.

Menurut NHS, cairan serebrospinal punya tiga fungsi penting: melindungi otak dari kerusakan, membuang sisa zat dari otak, dan membawa nutrisi yang dibutuhkan otak. Otak terus membuat cairan baru, sementara cairan lama diserap ke pembuluh darah. Bila proses ini terganggu, cairan bisa cepat menumpuk.

Hidrosefalus Bawaan dan Hidrosefalus yang Didapat

NHS membedakan hidrosefalus yang sudah ada sejak lahir dan yang muncul setelah lahir. Jenis ketiga, yang biasanya hanya terjadi pada orang lanjut usia, tidak dibahas di sini.

Infografik perbedaan hidrosefalus bawaan dan hidrosefalus yang didapat menurut NHS
Dua jenis hidrosefalus pada anak dan contoh penyebabnya menurut NHS (ditinjau 6 Februari 2023).
JenisArtinyaContoh penyebab menurut NHS
Hidrosefalus bawaan (kongenital)Sudah ada saat bayi lahirSpina bifida; infeksi pada ibu saat hamil, seperti gondongan atau rubela; perdarahan di otak pada sebagian bayi prematur; kelainan genetik tertentu
Hidrosefalus didapatMuncul setelah lahir, pada anak maupun orang dewasaMeningitis; perdarahan di dalam otak; tumor otak; cedera kepala

NHS juga menyatakan bahwa pada banyak kasus hidrosefalus bawaan, penyebabnya tidak diketahui.

Ciri Hidrosefalus pada Bayi

Menurut NHS, bayi yang lahir dengan hidrosefalus sering menunjukkan ciri fisik yang khas, antara lain:

Infografik ciri hidrosefalus pada bayi menurut NHS
Ciri hidrosefalus bawaan pada bayi menurut NHS (ditinjau 6 Februari 2023).
  • kepala yang luar biasa besar;
  • kulit kepala tipis dan mengilap, dengan pembuluh darah yang mudah terlihat;
  • ubun-ubun yang menonjol atau terasa tegang;
  • mata yang tampak memandang ke bawah.

NHS menyebut hidrosefalus bawaan juga bisa menyebabkan bayi sulit menyusu atau makan, rewel, muntah, mengantuk terus, serta otot tungkai yang kaku dan kejang otot. MedlinePlus menambahkan kejang dan sambungan tulang tengkorak yang merenggang. IDAI juga menyebut ubun-ubun yang menonjol bisa disebabkan tekanan di dalam kepala yang meningkat, misalnya karena hidrosefalus.

Daftar ini bukan untuk menyimpulkan sendiri; hanya pemeriksaan dokter yang bisa memastikannya.

Baca juga: Tumbuh Kembang Anak: Pengertian dan Tahapan Perkembangan 0–6 Tahun

Kapan Harus Segera ke Dokter atau IGD?

NHS meminta orang tua menghubungi dokter bila mengira anaknya mungkin memiliki gejala hidrosefalus. MedlinePlus menganjurkan segera mencari pertolongan medis bila anak menunjukkan gejalanya, dan langsung ke unit gawat darurat (IGD) bila muncul tanda darurat seperti:

  • masalah pernapasan;
  • sangat mengantuk atau tidur terus;
  • sulit menyusu atau makan;
  • demam;
  • tangisan bernada tinggi;
  • kejang;
  • leher kaku;
  • muntah.

Saat di dokter, Anda bisa menyampaikan pengamatan dengan jelas, misalnya: “Kepala bayi saya tampak makin besar, ubun-ubunnya menonjol, dan dua hari ini ia muntah serta lebih banyak tidur. Apakah perlu diperiksa sekarang?”

Bagaimana Hidrosefalus Didiagnosis?

NHS menyebut hidrosefalus bawaan kadang sudah terlihat sebelum bayi lahir lewat USG kehamilan. Namun, biasanya kondisi ini didiagnosis segera setelah lahir, saat pemeriksaan fisik bayi baru lahir, dan bisa dicurigai bila kepala bayi lebih besar daripada normal.

Untuk memastikan, NHS menyebut pemindaian otak seperti CT scan dan MRI, yang dapat memperlihatkan penumpukan cairan dan kelainan struktur yang mungkin menjadi penyebabnya. MedlinePlus menambahkan USG kepala, serta pengukuran lingkar kepala berulang yang dapat menunjukkan kepala makin membesar dari waktu ke waktu.

IDAI menganjurkan lingkar kepala diukur setiap bulan sampai usia 2 tahun dan dicatat pada grafik untuk deteksi dini. IDAI menyebut lingkar kepala di atas +2 SD sebagai makrosefali, yang bila disertai ubun-ubun terbuka dapat disebabkan antara lain oleh hidrosefalus. Angka acuannya dibahas di artikel lingkar kepala bayi normal.

Penanganan Hidrosefalus pada Bayi

NHS menyatakan hidrosefalus ditangani dengan operasi. Bayi yang lahir dengan hidrosefalus biasanya memerlukan penanganan segera untuk mengurangi tekanan pada otak, karena tanpa penanganan tekanan itu akan merusak otak.

Secara ringkas, ada dua pilihan yang disebut NHS:

  • Shunt: selang tipis yang dipasang di otak untuk mengalirkan cairan berlebih ke bagian tubuh lain, biasanya perut, tempat cairan itu diserap ke dalam darah.
  • Endoscopic third ventriculostomy (ETV): prosedur yang membuat jalan keluar bagi cairan yang terperangkap agar bisa diserap. Menurut NHS, ETV tidak cocok untuk semua orang.

Pilihannya ditentukan dokter bedah saraf yang menangani anak Anda. Menurut NHS, dokter bedah perlu membicarakan kemungkinan komplikasi sebelum operasi.

Setelah Operasi: Kenali Tanda Masalah Shunt

NHS menjelaskan bahwa shunt bisa tersumbat atau terkena infeksi. Pada bayi dan anak, shunt juga bisa menjadi terlalu kecil seiring anak tumbuh sehingga perlu diganti. Kebanyakan orang memerlukan shunt seumur hidup.

Shunt yang tersumbat dapat membuat gejala hidrosefalus muncul kembali dan memerlukan operasi darurat. Infeksi shunt lebih mungkin terjadi pada beberapa bulan pertama setelah operasi. Tanda yang disebut NHS antara lain:

  • kemerahan dan nyeri di sepanjang jalur shunt;
  • demam tinggi;
  • sakit kepala dan muntah;
  • leher kaku;
  • nyeri perut, bila shunt mengalir ke perut;
  • pada bayi: rewel atau mengantuk terus.

NHS meminta Anda segera menghubungi tim yang merawat anak bila tanda-tanda ini muncul.

Dukungan Tumbuh Kembang Jangka Panjang

NHS menyebut hidrosefalus bawaan dapat menimbulkan masalah jangka panjang, misalnya kesulitan belajar, masalah bicara, daya ingat, rentang perhatian yang pendek, kesulitan mengatur diri, masalah penglihatan seperti mata juling, masalah koordinasi gerak, dan epilepsi. Tidak semua anak mengalami semuanya.

MedlinePlus menyebut anak dengan hidrosefalus memerlukan pemeriksaan rutin, termasuk penilaian perkembangan secara berkala. Hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Datang kontrol sesuai jadwal dan bawa catatan lingkar kepala serta perkembangan anak.
  2. Ceritakan perubahan kecil, misalnya cara bayi menyusu, tidur, atau bergerak.
  3. Tanyakan dukungan yang sesuai, misalnya fisioterapi anak bila ada masalah gerak, atau pemeriksaan mata bila ada masalah penglihatan.
  4. Bicarakan dengan sekolah atau PAUD. NHS menyebut anak dengan kesulitan belajar memerlukan dukungan tambahan di sana. Hak anak di sekolah dibahas di artikel sekolah inklusi.

Baca juga: Mata Juling pada Anak dan Bayi: Kapan Wajar dan Kapan Perlu ke Dokter Mata

Baca juga: Cerebral Palsy pada Anak: Jenis, Tanda Awal, dan Penyebabnya

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Hidrosefalus adalah apa?

Hidrosefalus adalah penumpukan cairan serebrospinal di dalam otak. Menurut NHS, cairan yang berlebihan itu menekan otak dan dapat merusaknya. Menurut MedlinePlus, penumpukan terjadi bila aliran cairan tersumbat, cairan tidak terserap dengan baik, atau otak membuat cairan terlalu banyak.

Apa ciri hidrosefalus pada bayi?

NHS menyebut kepala yang luar biasa besar, kulit kepala tipis dan mengilap dengan pembuluh darah terlihat, ubun-ubun menonjol atau tegang, dan mata yang tampak memandang ke bawah. Bayi juga bisa sulit menyusu, rewel, muntah, mengantuk terus, atau tungkainya kaku. Segera periksakan bayi bila Anda melihat tanda ini.

Apakah hidrosefalus pada bayi bisa sembuh?

NHS menyatakan hidrosefalus biasanya dapat ditangani dengan operasi, yaitu pemasangan shunt atau prosedur ETV, untuk mengurangi tekanan pada otak. Kebanyakan orang dengan shunt memerlukannya seumur hidup, dan anak tetap perlu kontrol rutin. Keadaan tiap anak sebaiknya ditanyakan kepada dokternya.

Apakah hidrosefalus bisa diketahui saat bayi dalam kandungan?

Kadang bisa. NHS menyebut hidrosefalus bawaan kadang terlihat lewat USG kehamilan. Namun, kondisi ini lebih sering didiagnosis segera setelah lahir, saat pemeriksaan fisik bayi baru lahir, lalu dipastikan dengan pemindaian otak seperti CT scan atau MRI.

Apa penyebab hidrosefalus pada bayi baru lahir?

Menurut NHS, hidrosefalus bawaan bisa disebabkan kondisi seperti spina bifida, infeksi pada ibu saat hamil seperti gondongan atau rubela, perdarahan di otak pada sebagian bayi prematur, atau kelainan genetik tertentu. Pada banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui.

Apakah hidrosefalus bisa muncul pada bayi usia 1 atau 3 bulan?

Bisa. NHS menyebut hidrosefalus juga dapat muncul setelah lahir, biasanya setelah penyakit atau cedera. MedlinePlus menyebut pada anak kecil penyebabnya antara lain infeksi seperti meningitis, perdarahan di otak, tumor, atau cedera. Pengukuran lingkar kepala berulang membantu dokter melihat apakah kepala terus membesar.

Kesimpulan

Hidrosefalus pada bayi adalah penumpukan cairan di otak yang perlu segera ditangani dokter. Tandanya antara lain kepala yang luar biasa besar, ubun-ubun menonjol, muntah, dan mengantuk terus. Penanganannya berupa operasi, yaitu shunt atau ETV, diikuti kontrol rutin, kewaspadaan terhadap tanda masalah shunt, dan dukungan tumbuh kembang sesuai kebutuhan anak.

Bila Anda mencari layanan untuk memantau perkembangan si kecil, direktori klinik KlinikPlus dapat membantu menemukan klinik tumbuh kembang di kota Anda, dan panduan klinik tumbuh kembang anak menjelaskan apa yang bisa Anda harapkan saat berkunjung.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari tenaga kesehatan yang menangani anak Anda.

Referensi


Chat dengan kami